Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 1 Nov 2025 06:26 WIB ·

Isu Pungli di Kampus Pasuruan Jadi Sorotan Mahasiswa, Audiensi ke DPRD hingga DPR RI Berujung Sunyi


 Isu Pungli di Kampus Pasuruan Jadi Sorotan Mahasiswa, Audiensi ke DPRD hingga DPR RI Berujung Sunyi Perbesar

Pasuruan | Sidikfakta.com – Praktik dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan perguruan tinggi di Pasuruan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah mahasiswa menilai persoalan ini bukan sekadar isu kampus, melainkan potret buram dunia pendidikan yang gagal menegakkan nilai kejujuran dan keadilan. (01/11/25).

Isu Pungli di Kampus Pasuruan Jadi Sorotan Mahasiswa, Audiensi ke DPRD hingga DPR RI Berujung Sunyi

Salah satu mahasiswa, M. Ubaidillah Abdi, mengungkapkan keresahannya atas dugaan pungli yang terjadi di kampus tempatnya menimba ilmu. Ia menyebut, praktik pungli di dunia akademik merupakan bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai pendidikan.

“Pungli di kampus, dalam bentuk apa pun, mencederai moral akademik dan menambah beban bagi mahasiswa serta orang tua, terutama dari kalangan menengah ke bawah,” ujar Ubaidillah, Jum’at (31/10/2025).

Menurutnya, berbagai pungutan tanpa dasar hukum yang jelas masih kerap membebani mahasiswa. Kondisi ini bertolak belakang dengan semangat pemerataan akses pendidikan yang selama ini digembor-gemborkan pemerintah.

Kasus dugaan pungli ini sejatinya telah diadukan ke sejumlah lembaga, mulai dari salah satu DPRD Kabupaten Pasuruan dalam giat serap aspirasi hingga kami kunjungi ke kediaman DPR RI . Para mahasiswa berharap, langkah audiensi tersebut dapat mendorong investigasi dan tindak lanjut nyata dari para wakil rakyat.

Namun, hingga kini, kata Ubaidillah, belum ada kejelasan tindak lanjut maupun langkah konkret dari pihak legislatif.

“Setelah audiensi dilakukan dan janji-janji dilontarkan, semuanya kembali sunyi. Tak ada tindakan nyata, tak ada transparansi,” ujarnya.

Mahasiswa menilai, sikap pasif lembaga legislatif itu menunjukkan lemahnya fungsi pengawasan. Mereka khawatir, aspirasi yang telah tersampaikan hanya menjadi formalitas tanpa arah penyelesaian yang jelas.

Dalam pernyataannya, mahasiswa mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan menyelidiki dugaan pungli tersebut. Mereka meminta penyelidikan terlaksana secara independen dan terbuka, tanpa menunggu tekanan publik.

Selain itu, mereka juga menagih janji para anggota dewan untuk menggunakan fungsi pengawasan secara maksimal.

“Jangan jadikan audiensi hanya seremonial. Gunakan kewenangan untuk menekan pihak kampus agar ada pembenahan nyata,” tegas Ubaidillah.

Baca Juga Berita Lainnya : Pemda Dinilai Kurang Tegas, Aliansi LPK se-Pasuruan Gruduk Pabrik Aqua: Pertanyakan Izin dan Sumber Air Aqua.

Mahasiswa juga menyerukan agar pimpinan perguruan tinggi di Pasuruan melakukan reformasi internal secara transparan. Menurut mereka, nama baik institusi dan masa depan mahasiswa tidak boleh dikorbankan demi kepentingan segelintir oknum.

Ubaidillah menegaskan, jika persoalan ini terus terabaikan tanpa penegakan hukum, publik berisiko kehilangan kepercayaan terhadap lembaga pendidikan maupun lembaga pengawas negara.

“Kami tidak butuh janji, kami butuh tindakan. Pendidikan di Pasuruan harus diselamatkan dari praktik pungli yang mencoreng marwah akademik,” tegasnya.

Isu dugaan pungli di perguruan tinggi Pasuruan kini menjadi perhatian serius di kalangan mahasiswa dan pemerhati pendidikan. Jangan sampai mahasiswa dan masyarakat menjadi apatis, karena setiap aduan hanya sebagai angin lalu.

// M. Ichwan //

Kabiro Pasuruan Raya

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Walikota Pasuruan Lantik 9 Pejabat Administrator, Kepala Sekolah dan Fungsional. 

28 Januari 2026 - 21:53 WIB

Terima PSU Perumahan Tiara Candi 5, Walikota Pasuruan : Sebut Pengembang Wajib Serahkan PSU kepada Pemerintah.

28 Januari 2026 - 21:41 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Tinjau Langsung Pengerukan Sedimen di Sungai Petung.

28 Januari 2026 - 13:23 WIB

Adanya Dugaan Terkait Investigasi Kasus, Jurnalis di Jawa Tengah Alami Teror Orang Tak Dikenal

23 Januari 2026 - 21:23 WIB

Proyek Sekolah Rakyat di Wironini Disoroti, Wagub LIRA Jatim: Desak PT. Nindya Transparan Soal KSO dan Dampak Lingkungan.

22 Januari 2026 - 21:14 WIB

Sujood Tour Travel & Umrah Resmi Buka Cabang di Kota Pasuruan, Tawarkan Ibadah dengan Nyaman. 

20 Januari 2026 - 23:04 WIB

Trending di Sidik News