Pasuruan, -JATIM | Sidikfakta.com – Di penghujung tahun sebanyak 74 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemeritah Kota Pasuruan (Pemkot) Pasuruan mendadak di lantik Wali Kota Pasuruan di gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (30/12/2025) . Tengah malam sekira pukul 22:30 WIB, dari 74 orang tersebut di antaranya menduduki jabatan baru. Meliputi: 8 pejabat pimpinan tinggi pratama, 25 pejabat administrator, 12 pejabat pengawas, 28 pejabat fungsional, serta mengambil sumpah 1 orang PNS. (31/12/25).
Wali Kota Pasuruan Lantik Pejabat di Tengah Malam, Ayi Suhaya: Sebut Tidak Lazim
Pengambilan sumpah dan janji jabatan di pimpin langsung Wali Kota Pasuruan,Adi Winowo. Banyak pihak yang hadir atau di undang dalam pelantikan tersebut. Hadir Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah (Sekda), staf ahli, asisten, camat se-Kota serta OPD.
Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Di lantik:
- Drs. Muhammad Faqih, M.Si – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro
- Mualif Arif, S.Sos, MM – Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan
- Heri Dwi Sujatmiko, S.Sos, MM – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
- Yudhi Harnendro, SH, M.Si – Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan
- Titrit Satrija Nimpuna, S.Si – Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan
- Mahbub Efendi, SE, MM – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- Siti Rochana, ST, M.Si – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset Inovasi Daerah
- Supriyanto, S.Sos, MM – Kepala BKPSDM
Dalam hal ini Wagub Lira Jatim, Ayi Suhaya melontarkan kritikan keras terhadap pelantikan yang di lakukan di lingkup pemkot Pasuruan yang di nilai tidak lazim. Menurutnya pelantikan di luar jam kerja hanya bisa di maklumi, apabila kondisi darurat.
“Ironis sekali, mutasi kok dilakukan malam hari? tengah malam juga. Mutasi darurat itu hanya bisa dilaksanakan, jika ada bencana alam besar, kondisi kesehatan pejabat yang kritis, ancaman keamanan nasional, atau proyek strategi nasional yang terkendala. Kota Pasuruan tidak sedang dalam kondisi tersebut,” ungkapnya
Ia, juga mengatakan bahwa meskipun Walikota memiliki hak prerogatif. Dalam pelantikan memang tidak di atur bahwa pelantikan harus di siang hari.
“ Aturan tentang waktu pelantikan tidak ada, atau belum ada mengatakan bahwa pelantikan harus siang hari. Kejanggalan ini menimbulkan pertanyaan besar, ada apa dan kenapa? Kita warga Kota Pasuruan kecewa. Seolah-olah ada yang disembunyikan, sehingga tidak berani terbuka maupun transparan,” imbuh Ayi
Lebih lanjut, Ayi mengungkapkan dengan adanya pelantikan yang terlaksanakan di tengah malam seperti ini. Ia berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH), mulai dari Kapolres, Kejari, Kejati, Kapolda. Hingga Kejaksaan Agung maupun KPK untuk mengusut tuntas motif di balik mutasi tengah malam tersebut dan terus memantau.
“Kami minta seluruh penegak hukum agar terus memantau jalannya pemerintahan yang ada di kota Pasuruan. Ada dugaan mutasi siluman atau bahkan dugaan jual beli jabatan. Jika ditemukan ada indikasi transaksional dalam pelantikan tadi malam, silakan ungkap dan usut tuntas.” tutupnya
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo yang disampaikan kepada wartawan via Whatsapp. Berkaitan dengan pelantikan terhadap 74 orang pejabat yang dilakukan malam hari 30 Desember 2025.
Adi Wibowo mengatakan bahwa Pelantikan teragendakan. Namun waktunya menunggu Pertimbangan teknis (pertek BKN RI) yang baru turun. Semua proses rangkaian sesuai prosedur termasuk melalui uji kompetensi juga baperjakat.
“Sementara ada hal yang urgen untuk penggajian ASN di bulan januari yang harus di tuntaskan administrasinya lebih cepat, dengan adanya susunan perangkat daerah yang baru sebagai pelaksanan Perda nomer 1 tahun 2025,” ujarnya
Baca Juga Berita Lainnya : Serahkan Penghargaan “BERSERI” Jawa Timur 2025 kepada 10 Kelurahan di Kota Pasuruan.
Adi juga menegaskan bahwa dilaksanakan pelantikan di malam hari kemarin. Karena Pertimbangan Tehnik dari BKN RI baru turun.
“Pagi mesti harus sudah jalan proses tindak lanjut, dari perangkat daerah yang baru dalam administrasi untuk penggajian ASN ditahun 2026.” ungkapnya
“Pelantikan malam kan juga hal biasa, di periode Gus Ipul dengan saya, juga pernah dilakukan malam hari. Bahkan dipasar Gading dalam kondisi hujan.” pungkasnya
// M. Ichwan //
Kabiro Pasuruan Raya














