Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 24 Des 2025 15:17 WIB ·

Pemkot Pasuruan Gelar Sarasehan Budaya Bertajuk “Pakaian Khas Daerah Kota Pasuruan”.


 Pemkot Pasuruan Gelar Sarasehan Budaya Bertajuk “Pakaian Khas Daerah Kota Pasuruan”. Perbesar

Pasuruan, JATIM | SidikFakta.com – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud). Menggelar Sarasehan Budaya dalam rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) tahun 2025 dengan tajuk “Pakaian Khas Daerah Kota Pasuruan” di gedung kesenian Darmoyudo. Selasa (23/12/2025) sore. Kegiatan yang bertujuan memberikan ruang interaksi bagi komunitas seni dan budaya serta para pegiatnya.

Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) merupakan perwujudan UU nomer 5 tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan. Bertujuan untuk menggambarkan perkembangan kultural. Terutma keragaman seni budaya tradisi sekaligus untuk memperlihatkan capaian kreativitas dalam mengembangkan budaya lokal. Seperti dalam seni pertunjukan, seni rupa juga literasi.

Pemkot Pasuruan Gelar Sarasehan Budaya Bertajuk “Pakaian Khas Daerah Kota Pasuruan”.

Walikota Pasuruan, Adi Wibowo menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya untuk memperkuat akar budaya masyarakat. Sarasehan bertajuk “Pakaian khas daerah Kota Pasuruan” bagian dari rangkaian PKD. Dalam hal ini, Pekan Kebudayaan Daerah ini adalah agenda rutin yang di selenggarakan setiap tahun.

“Tujuannya tidak lain adalah sebagai identitas khas daerah kota Pasuruan, ” tuturnya

Sarasehan ini tidak hanya berfungsi sebagai menentukan bentuk dan jenis pakaian. Tetapi juga sebagai media edukasi yang efektif bagi generasi muda. Adi berharap dengan adanya pakaian khas daerah kota Pasuruan. Pihaknya dapat terus melestarikan dan memperkenalkan budaya yang ada kepada masyarakat luas.

“Mendorong interaksi budaya guna memperkuat kebudayaan yang inklusif di kita Pasuruan, sekaligus mengajarkan kepada anak-anak kita tentang nilai-nilai luhur dan tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur. Dan menguatkan budaya lokal di tengah tantangan kemajuan zaman yang tak terhindarkan, sebagai identitas khas daerah ” imbuhnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Pasuruan, Lucky Danardono mengatakan bahwa peserta sarasehan ini dari berbagai unsur elemen. Seperti dari budayawan, seniman, sejarawan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat kota Pasuruan.

“Bahwasannya acara ini salah satu agenda strategis pemajuan kebudayaan, yaitu memberi ruang dialog bagi keberagaman ekspresi,” ungkapnya

Lucky enegaskan pelaksanaan sarasehan bertajuk “Pakaian Khas Daerah Kota Pasuruan”, bertujuan sebagai identitas otentik kota Pasuruan.

“Sebuah tema yang tidak hanya membahas busana sebagai penutup tubuh. Namun juga sebagai identitas, sejarah dan jati diri budaya kota Pasuruan,” ujarnya

Lebih lanjut, Lucky mengatakan bahwa pakaian khas daerah merupakan cerminan nilai-nilai luhur. Kearifan lokal serta perjalanan sejarah suatu daerah. Perlu kita ketahui kota Pasuruan sebagai kota pesisir yang kaya akan pertemuan budaya Jawa, Madura, Arab dan Tionghoa.

“Kota Pasuruan memiliki kekhasan yang sangat unik. Kekayaan tersebut seyogyanya tidak hanya dikenang, tetapi juga digali, dikaji dan diwariskan kepada generasi mendatang, ” imbuhnya

Baca Juga Berita Lainnya : Pelatikan Pepadi Kota Pasuruan Periode 2025-2030, Dimeriahkan Pertunjukan Wayang Kulit dengan 2 Dalang

Ia berharap melalui sarasehan ini, dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai filosofi, nsur estetika serta makna simbolik dari pakaian khas daerah kota Pasuruan.

“Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang dialog untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam pelestarian dan pengembangan pakaian khas daerah yang mana sebelumnya sudah dirancang oleh tim prematur pakaian khas daerah kota Pasuruan, agar tetap relevan di tengah derasnya arus modernisasi.” tutup Lucky

 

// M. Ichwan //

Kabiro Pasuruan Raya

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Walikota Pasuruan Lantik 9 Pejabat Administrator, Kepala Sekolah dan Fungsional. 

28 Januari 2026 - 21:53 WIB

Terima PSU Perumahan Tiara Candi 5, Walikota Pasuruan : Sebut Pengembang Wajib Serahkan PSU kepada Pemerintah.

28 Januari 2026 - 21:41 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Tinjau Langsung Pengerukan Sedimen di Sungai Petung.

28 Januari 2026 - 13:23 WIB

Adanya Dugaan Terkait Investigasi Kasus, Jurnalis di Jawa Tengah Alami Teror Orang Tak Dikenal

23 Januari 2026 - 21:23 WIB

Proyek Sekolah Rakyat di Wironini Disoroti, Wagub LIRA Jatim: Desak PT. Nindya Transparan Soal KSO dan Dampak Lingkungan.

22 Januari 2026 - 21:14 WIB

Sujood Tour Travel & Umrah Resmi Buka Cabang di Kota Pasuruan, Tawarkan Ibadah dengan Nyaman. 

20 Januari 2026 - 23:04 WIB

Trending di Sidik News