Kebumen | Sidikfakta.com – Pelestarian budaya khususnya bahasa Jawa harus tetap kita lestarikan. Mengingat bahasa Jawa merupakan salah satu budaya Nasional yang merupakan kekayaan Bangsa warisan para leluhur dan pendahulu bangsa yang wajib dilestarikan. Dewan Pengurus Daerah ( DPD ) Permadani kabupaten Kebumen sebagai organisasi yang bergerak dalam pelestarian budaya nasional. Selalu berperan aktif dengan mengadakan pembelajaran . Khususnya bahasa Jawa yang menitikberatkan pada acara Pawiyatan Pranatacara ( MC bahasa Jawa ) Dan Pamedarsabda ( Pidato atau sambutan dengan bahasa Jawa ) setiap tahunnya. (20/10/25).
Pembukaan Pawiyatan Pranatacara Dan Pamedarsabda Permadani DPD Kabupaten Kebumen Angkatan XXIII Resmi Dibukak
Pembukaan resmi Pawiyatan Panatacara dan Pamedarsabda Bregada ( angkatan ) XXIII oleh DPD Permadani kabupaten Kebumen pada hari Minggu, 19 Oktober 2025 bertempat di Aula PGRI kabupaten Kebumen. Turut hadir juga para pejabat Dinas Pendidikan dan dinas Pariwisata kabupaten Kebumen, Camat Kebumen, Lurah Kebumen, pengurus dan jajaran guru Ptahunnya.
Serta calon siswa pawiyatan bregada XXIII dengan adanya penyerahan PATAKA dari ketua DPD Permadani kepada ketua panitia penyelenggara pawiyatan, dan penyematan PIN permadani kepada calon siswa.
Dalam sambutannya Drs. Kusmanto Brojonagoro M, Pd, selaku Ketua DPD Permadani kabupaten Kebumen menjelaskan tentang Permadani, langkah – langkah yang sudah terlaksanakan oleh Permadani.
Serta tujuan dan sasaran permadani kedepan, dengan sinergitas yang terbangun bersama pemerintah daerah kabupaten Kebumen. Tentunya Permadani kebumen akan lebih mudah menjalankan prinsip dasar dari permadani yang mana permadani adalah sarana untuk melestarikan budaya.
Baca Juga Berita Lainnya : Untuk Melestarikan Budaya Nasional, Permadani DPD Kebumen Siap Gelar Pendidikan Pranatacara Dan Pamedarsabda angkatan XXIII
Kepada awak media, B. Sutoto S.pd selaku ketua panita pawiyatan mengatakan, bahwa
” Saat ini Permadani akan memulai pembelajaran atau dalam bahasa Jawa kami sebut dengan ” Pawiyatan ” untuk angkatan XXIII dengan jumlah calon siswa yang tercatat saat ini sejumlah 72 calon siswa, sehingga dapat kami simpulkan bahwa perkembangan Permadani kabupaten Kebumen saat ini sudah cukup baik dan semakin disukai oleh masyarakat mengingat langkah – langkah yang kami lakukan adalah pelestarian budaya ” ulasnya.
Pada kesempatan yang sama, Drs. Kusmanto Brojonagoro M.pd menambahkan, bahwa
” Dengan meningkatnya animo masyarakat terhadap upaya pelestarian budaya ini, maka saya berharap kepada seluruh pengurus dan anggota Permadani Kebumen untuk tetap menjaga rasa persaudaraan dengan berprinsip pada TRI RUKUN, yaitu rukun rasa, rukun bala dan rukun banda ” pungkasnya.
// Purwo Santoso //














