Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 23 Mei 2025 21:15 WIB ·

Panitia Pagelaran Seni Nguri uri Budoyo dan Wagub LIRA Jatim Kecewa Kepada Walikota


 Panitia Pagelaran Seni Nguri uri Budoyo dan Wagub LIRA Jatim Kecewa Kepada Walikota Perbesar

Pasuruan, JATIM | SidikFakta.comLSM M-BARA berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan beserta tokoh masyarakat. Maupun para pemuda mengadakan pagelaran “Nguri Uri Budoyo” di Lapangan Bong Mancilan Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. (23/05/25).

Acara dalam bentuk sosial budaya tersebut terlaksana mulai Kamis (22/5/2025) hingga (31/5/2025).

Panitia Pagelaran Seni Nguri uri Budoyo dan Wagub LIRA Jatim Kecewa Kepada Walikota

Penampilan pencak silat mulai anak anak sampai yang dewasa turut memeriahkan kegiatan acara pembukaan ini. Selain itu adanya wahana mainan anak anak dan mengangkat para usaha kecil UMKM setempat juga turut meramaikan kegiatan ini.

Ketua panitia penyelenggara, Mudrik Maulana Sekretaris LSM M-BARA mengatakan. Bahwa acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal. Serta mengangkat UMKM warga sekitar.

“Tujuan kami aakan kegiatan ini untuk menunjukan identitas jati diri daerah atau jati diri bangsa.” ucap Mudrik

Kemudian Ia, menambahkan

“Selain kesenian pencak silat, kegiatan ini juga menampilkan kesenian bantengan mberot, jaranan, drumband, musik angklung dan orkes dangdut. imbuhnya

Sementara itu, warga Mancilan dan Ketua LSM M-BARA menyayangkan ketidakhadiran Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.Tp, M.Si., ke acara “Nguri-uri Budoyo” yang digagas LSM M-BARA di kampung Mancilan ini.

Padahal tujuan kami mengadakan kegiatan ini untuk menjaga kelestarian seni dan budaya . Serta mengangkat UMKM masyarakat Pasuruan.

“Kita sayangkan dari pihak pemerintah kota Pasuruan tidak ada hadir mulai dari Walikota, Camat, maupun dari keluran. Kalau memang ada halangan mestinya ada perwakilan yang hadir, ini bentuk respon menghargai masyarakat. Tapi kalau seperti ini pemkot tidak menghargai.” cetus Saiful Arif Ketua LSM M-BARA dengan rasa kecewa.

Sementara itu, Ayi Suhaya, SH.,, seorang budayawan sekaligus Wagub LIRA Jatim itu senada mengungkapkan kekecewaannya pada saat acara masih berlangsung.

Kepada awak media, ia menuturkan, dalam acara Nguri uri budoyo tersebut seharusnya menjadi momen bagi Adi Wibowo sebagai Wali Kota Pasuruan . Untuk menjadikan salah satu sosialisasi atau edukasi . Betapa pentingnya tentang melestarikan budaya leluhur kita.

“Dalam acara ini Walikota tidak hadir, mestinya bisa diwakilkan Wakil Wali Kota, Sekda, atau Asisten ,”ujar Ayi.

Lalu, ia pun berpandangan, ketidakhadiran Wali Kota merupakan bentuk tidak menghargainya keberadaan kami. Serta seni dan budaya yang ada di Kota Pasuruan

“Warga Macilan seolah dianggap tidak penting sehingga Wali Kota tidak menghadiri maupun jajarannya untuk mewakili,”katanya.

Ayi menegaskan, Adi Wibowo sebagai pemimpin kebijakan di Pemerintah Kota Pasuruan harus mengenali rakyatnya.

“Nah, jadi kita sebagai rakyatnya harus tahu pemimpin kita itu siapa, sehingga menjadi pertanyaan besar kenapa Wali Kota tidak menghadiri kegiatan ini,” tegas Ayi.

Baca Juga Artikel Lainnya : Polres Pasuruan Tingkatkan Layanan 110, Kapolres: Jangan Ragu Lapor, Nama Anda Dilindungi

Harapannya kedepan seorang pemimpin itu bisa mengayomi warganya, jangan sampai masyarakat kecewa.

“Yo mbok teko o ojok kebacut (Ya datang saja, jangan terlalu) seorang pemimpin harus mengayomi, turun ke bawah. Jangan 3D yaitu Datang Duduk Duit.” tegas Ayi Suhaya

“Contoh seorang pemimpin seperti Kang Dedi Mulyadi (KDM) diundang rakyatnya gelar Nguri uri budoyo, beliaunya hadir. Karena seorang pemimpin lahir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.” pungkasnya

M. Ichwan

Kabiro Pasuruan Raya

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News