Pasuruan, JATIM | SidikFakta.com – Pemerintah Kota Pasuruan telah melaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2025 pada Rabu, 27 Agustus 2025 di kampung kebon Jaya, kelurahan Kebonagung, kecamatan Purworejo. (27/08/25)
Walikota Pasuruan Serahkan 300 Batuan Rehabilitasi RTLH, Secara Simbolis di Kebon Jaya
Turut hadir dalam acara ini, Wakil Walikota, M. Nawawi, Ketua DPRD Kota Pasuruan M. Toyib, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan lurah se-Kota, perwakilan dari Bank Jatim, serta jajaran dinas perkim.
Pembukaan acara oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperakim) Kota Pasuruan . Kemudian arahan kebijakan strategis dari Walikota Pasuruan yang menegaskan komitmen untuk mewujudkan hunian layak, sehat, dan manusiawi. Rabu (27/8/2025)
Penyerahan bantuan ini harapannya supaya dapat meningkatkan kualitas hunian serta mendukung kesejahteraan masyarakat di Kota Pasuruan.
Pembukaan acara ini dengan laporan sekaligus sambutan pembuka oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Pasuruan.
Plt. Kepala Disperakim, Akung Novajanto menyampaikan capaian program RTLH serta harapan agar bantuan ini dapat memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.
“Untuk tahun 2025 ini, yang mendapatkan manfaat program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), ada 300 orang. Dengan besaran uang Rp 17.500.000, per orang,” terangnya
Selanjutnya, Walikota Pasuruan, H. Adi Wibowo, memberikan arahan kebijakan strategis yang menegaskan, “Pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi, sesuai dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat,” ujarnya, dalam sambutannya
Lebih lanjut, Ia mengatakan masih banyak rumah yang tidak layak huni menurut data yang ada.
“Dari data yang kita dapat di tahun 2024, rumah yang tidak layak huni ada 704 dan hari ini menjadi salah satu upaya kita secara berkala. Tahun ini hanya bisa penuhi untuk 300 rumah, dari anggaran APBD 2025 yang tersebar di 4 Kecamatan,” ungkap Adi
Untuk tahun 2026 masih ada PR secara data ada 404 rumah yang harus terselesaikan, kita ikhtiar.
“Meskipun, misalnya tahun depan kita baru mampu 300 rumah lagi, berarti masih tersisa 104 nah ini kita carikan termasuk kolaborasi dengan berbagai stakeholder, diantarnya sama BAZNAS, LAZISNU dan LAZISMU,” imbuh Adi
Baca Juga Berita Lainnya : Kapolda Jawa Timur Gelar Coffe Morning di Polres Pasuruan, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Penyerahan secara simbolis bantuan kepada perwakilan penerima manfaat. Serta penyerahan secara administratif berupa dokumen pendukung program RTLH.
Dalam kesempatan tersebut, pemkot mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung program perumahan ini agar semakin banyak keluarga di Kota Pasuruan yang dapat menikmati tempat tinggal yang aman, nyaman, sehat dan layak huni.
// M. Ichwan //
Kabiro Pasuruan Raya













