Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 6 Nov 2024 16:04 WIB ·

Viralnya kasus pembunuhan beberapa hari lalu Keluarga Meminta Kepastian Hukum atas kasus tersebut


 Viralnya kasus pembunuhan beberapa hari lalu Keluarga Meminta Kepastian Hukum atas kasus tersebut Perbesar

Kabupaten Kendal | sidikfakta.com – Orang tua Baladiva Nisrina Maheswari masih berjuang mencari keadilan dari kasus pembunuhan beberapa hari lalu atas kematian putri mereka.

Baladiva, warga Dukuh Tunggukrejo RT.01 RW.06 Desa Kedungsuren Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal tewas setelah tertusuk berkali-kali oleh Muhammad Gunawan, mantan pacarnya. (06/11/24).

Korban sempat terbawa ke RSUD Dr. H. Soewondo namun lukanya terlalu parah.
Gunawan sendiri kabarnya memiliki riwayat gangguan jiwa.

Pelaku melakukan penusukan karena kecewa dengan Baladiva karena tidak mau balikan.

Orangtua Baladiva pun meluapkan kekecewaan terhadap Polres. Dengan menyatakan Muhamad Gunawan pelaku penusukan daerah Kaliwungu kabupaten Kendal mengalami gangguan jiwa.

Viralnya kasus pembunuhan beberapa hari lalu Keluarga Meminta Kepastian Hukum atas kasus tersebut

Pihak keluarga dengan pendampingan tim penasihat hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Nubis Jaya Justitie menelusuri langsung kondisi pelaku yang merupakan mantan pacar anaknya saat berada pada Rumah Sakit Jiwa Amino Gondohutomo, Kamis (8/8/2024).

Ibu korban, Siti Mariyantin mengatakan, selama anaknya mengenal dan pacaran dengan pelaku kurang lebih empat tahun. Kondisinya dari pelaku sehat jasmani maupun rohani.

Bahkan selama pacaran, keluarga korban dengan pelaku berhubungan baik.

“ini kondisi baik normal dan tidak ada penyimpangan apapun,” ujarnya saat ditemui awak Media.

Menurut Siti, anaknya mengenal pelaku sejak masih SMA. Keduanya saling mengenal hingga akhirnya pacaran.

“Sampai kerja pun mereka berdua bareng. Keluarga pelaku menerima baik dengan kami bahkan sebaliknya,” tuturnya.

Baca Juga : Puluhan Wartawan Dari Beberapa Kabupaten Geruduk Polres Kebumen Desak Penanganan Kasus Penganiayaan Kepada Wartawan

Siti menepis adanya adanya pemberitaan menyatakan Muhamad Gunawan mengalami gangguan jiwa.
Bahkan selama pacaran keluarga korban dengan pelaku berhubungan baik.

“Pelaku ini kondisi baik normal dan tidak ada penyimpangan apapun,” ujarnya saat ditemui awak Media.

Terkait penusukan, Siti menceritakan saat itu sedang berjualan dan suaminya yakni Mujiono sedang bekerja.

“Posisi rumah itu sepi tidak ada orang hanya korban,” Ujar ibu Siti

Ibu Siti mengatakan pisau yang ia gunakan untuk menusuk anaknya, bukan miliknya. Pisau tersebut ia bawa dari rumah oleh pelaku dan ia melihat pisau itu saat ditunjukkan dokter.

“Setelah saya lihat saya tidak punya pisau itu. Pisaunya stainless dan saya tidak punya pisau itu, pisau tersebut di bawa pelaku dari rumahnya,” Ungkap ibu Siti

Di sisi lain ia menceritakan bahwa hubungan anaknya dengan pelaku kandas, Bahkan pelaku datang ke rumahnya meminta agar bisa berpacaran lagi dengan anaknya.

Menurutnya, permasalahan korban dengan pelaku merupakan masalah percintaan dan Pelaku tidak terima karena diputuskan oleh korban.

“Karena tidak terima pelaku mencoba merencanakan sesuatu, terhadap korban” tutur ibu Siti

Adanya dugaan terhadap pelaku yang telah merencanakan pembunuhan terhadap Baladiva, Hal ini dibuktikan pelaku datang ke rumah korban menggunakan sepeda motor yang berbeda, Bahkan sepeda motornya tidak diparkirkan di depan rumah korban.

“Motornya ditinggal jauh dan tidak di dekat rumah Pelaku, Pelaku sudah mengitari rumah korban dan melihat kondisi yang pada saat itu dalam keadaan sepi, pelaku masuk ke rumah korban dan membawa pisau yang sudah dipersiapkan sebelumnya dan Informasi yang di dapat pelaku beli pisau dulu,” terang dari ibu Siti.

Pengacara Ali Lubab, S.H., M.H. menambahkan pelaku sengaja menghunuskan pisaunya di area vital korban.

Berdasarkan data dimilikinya pelaku menusuk korban sebanyak 10 kali, Pisau itu masih menancap di perut korban.

“Berdasarkan data 4 tusukan bagian perut, 1 tusukan bagian dada, 3 tusukan tangan kiri, 2 tusukan tangan kanan,” jelasnya
Ali Lubab, S.H.M.H.

menyebut dampak tusukan itu menyebabkan korban meninggal dunia, Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

“Jadi keluarga sempat membawa korban ke RSUD Dr. H. Soewondo namun tidak tertolong,” tutur dari Ali Lubab, S. H., M. H.

Pelaku penusukan mantan pacar di kabupaten Kendal yang mengakibatkan korban meninggal, MG ( Pelaku) usia 21 Tahun, kini di titipkan di Panti Sosial di Milik Dinas Sosial Pemeritah kabupaten Kendal.

Harapan dari Keluarga Korban apabila Pelaku Pembunuhan terhadap anaknya mengalami gangguan kejiwaan maka pelaku di rawat di rumah sakit jiwa supaya pelaku sembuh dan bisa mempertanggungjawabkan perbuatanya.

“Jadi saya sebagai ibu korban berharap apabila pelaku mengalami gangguan jiwa maka harusnya pelaku di rawat di Rumah Sakit Jiwa dan apabila sudah sembuh pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatanya,” tuturnya.

Sementara itu, Ali Lubab, S.H., M.H. menambahkan dari Tim Kuasa Hukum Keluarga Korban berharap supaya keluarga Korban segera mendapatkan kepastian hukum dari kasus pembunuhan yang di alami oleh anak dari kliennya

 

// Azis //

Redpel

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News