Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 10 Okt 2023 21:49 WIB ·

Surganya Kuliner Spesial Sate Klatak di Ujung Jogjakarta


 Surganya Kuliner Spesial Sate Klatak di Ujung Jogjakarta Perbesar

sidikfakta.com | Yogyakarta, Jalan – jalan ke kota Yogyakarta selain menikmati gudeg rasanya tidak afdol jika tidak menikmati yang namanya sate klathak. Yaps.. Yogyakarta tak terlepas dari kenikmatan sate klathak nya. Sate klathak adalah sate kambing khas Yogyakarta yang diolah dengan cara dibakar menggunakan besi dan dengan menggunakan bumbu-bumbu yang sederhana. Daging yang digunakan pun menggunakan daging kambing muda. Nah, apakah kalian tau bagaimana bisa dinamakan sate klatak??? (10/23)

Nama sate klathak diambil dari proses pembuatannya, yaitu dari bunyi “tak… tak… tak…” yang muncul saat daging kambing muda yang ditaburi garam saat dalam proses pembakaran. Salah satu sate klathak yang tak pernah sepi pengunjung adalah Sate Klathak Pak Pong 3. Yang berada di Jalan Imogiri Barat No. 16, Sudirman, Timbulharjo, Sewon, Bantul.

Sate Klathak Pak Pong memiliki keunikannya sendiri, Sate pada umunya menggunakan bumbu kecap ataupun sambal kacang. Sedangkan sate klatak Pak Pong hanya dibumbui garam dan merica kemudian disajikan bersama bumbu gulai kuning sebagai pelengkapnya. Jangan khawatir bagi pecinta pedas, karena kalian tetap bisa request tambahan sambel pada bumbu sate untuk pelengkapnya. Lebih uniknya lagi, tusuk sate yang digunakan bukan tusuk sate kayu seperti biasanya, namun sate klathak menggunakan jeruji besi sepeda untuk menyajikannya. Terdengar aneh dan berbeda dari sate pada umumnya, jadi tusuk sate ini terbuat dari besi yang bisa kita temukan pada ban sepeda motor yang sering kita kendarai.

 

Jangan khawatir ini bukan uji nyali ataupun ajang pencarian bakat, karena tusuk sate besi itu benar adanya. Bukan tanpa maksud tusuk sate ini terbuat dari besi. Tujuannya agar tekstur daging bagian dalam lebih cepat matang pada saat pembakaran, serta memaksimalkan penyerapan bumbu sampai ke pori-pori daging. Memiliki kelebihan dalam proses pengolahan yang membuat daging kambing muda terasa empuk dan tidak berbau membuat sate klathak ini menjadi primadona bagi wisatawan Yogyakarta. Hal itu dibuktikan dengan selalu ramainya pengunjung Sate Klathak Pak Pong ini, baik warga lokal maupun wisatawan.

Harga sate ini juga cukup terjangkau sehingga menambah daya tarik wisatawan untuk datang ke tempat ini dan mencicipi sate klathak yang merupakan makanan khas Yogyakarta yang jarang diketahui oleh orang banyak. Di Sate Klathak Pak Pong ini, hanya dengan Rp. 30.000,-, pengunjung dapat menikmati satu porsi sate klathak khas Yogyakarta di Sate Klathak Pak Pong.

Red/

Pewarta : Isna Rosiana Dewi

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News