Pasuruanm | Sidikfakta.com – DPRD Kota Pasuruan bersama Universitas Merdeka (UNMER) Pasuruan gelar Seminar Anti Korupsi. Dengan tema “Menciptakan Karakter Berintegritas dalam Pelaksanaan Fungsi Legeslatif”, Kamis (28/8/2025)
Pada acara ini hadir pula Kajari Kota Pasuruan, Douglas Pamino Nainggolan, SH.,MH., Ketua DPRD Kota Pasuruan, M. Toyib, Pakar Hukum Tata Negara, Dr. Muhammad Mashuri, SH., MH,. sebagai Nara sumber serta onggota DPRD Kota Pasuruan. Membahas pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam menjalankan tugas sebagai legislatif.
Seminar Anti Korupsi, Narsum: Tekankan Karakter Terintegritas Sebagai Teladan di Masyarakat
Seminar ini diselenggarakan sebagai respons perbincangan publik akan tata kelola pemerintahan yang bersih. Tujuan seminar ini untuk mendorong kesadaran dan komitmen para legislator untuk menjalankan tupoksi yang baik dalam menjalankan tugasnya sebagai membuat, membahas, dan menetapkan undang-undang dan juga pengawasan serta penganggaran sesuai dengan nilai-nilai luhur dan bebas dari praktik korupsi.
Menurut Dr. Muhammad Mashuri, SH., MH., mengatakan pentingnya karakter berintegritas seorang legislator.
“Integritas merupakan fondasi utama bagi setiap wakil rakyat. Dengan integritas, kita dapat memastikan setiap kebijakan yang dibuat benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok,” ujarnya saat memberikan pemaparan.
Mashuri juga menegaskan salah satu perilaku koruptif yang belum lama ini menjadi sorotan publik ialah hidup mewah dengan flexing atau pamer kekayaan di lingkup keluarga pejabat negara.
“Ini jelas bertolak belakang dengan nilai hidup sederhana yang digaungkan dalam pendidikan berintegritas,” terangnya
“Selain itu, menganggap praktik curang sebagai hal biasa juga bentuk koruptif sebagaimana termaktub dalam teori Fraud Triangle, yaitu bagian dari alasan rasionalisasi (pembenaran),” imbuhnya
Mashuri juga mengingatkan pentingnya menanamkan pendidikan antikorupsi karena perilaku koruptif telah merasuki semua elemen bangsa.
“Perilaku koruptif ini ditandai oleh hilangnya sembilan nilai integritas, yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras,” ucapnya
“Maka dari itu, mari bersama-sama kita menjadi teladan baik, yang dilihat oleh anak-anak kita. Sehingga sinkronkan antara yang dilihat di rumah, di sekolah, dan di kehidupan masyarakat,” tandasnya
Baca Juga Berita Lainnya : Polwan Polres Pasuruan Raih Penghargaan Nasional atas Prestasi di Cabang Pencak Silat
Acara ini bukan hanya sekadar forum diskusi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membentuk karakter legislatif yang jujur dan bertanggung jawab.
Semoga seminar ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota dewan untuk mewujudkan komitmen dalam melayani rakyat dengan sepenuh hati dan menjunjung tinggi integritas.
// M. Ichwan //
Kabiro Pasuruan Raya













