Kebumen | Sidikfakta.com – Pemberitaan sebuah media adalah sarana informasi publik yang seharusnya dapat terpercaya keabsahannya. Serta harus memenuhi kaidah, aturan, kode etik dan rumusan jurnalistik yang memenuhi syarat pemberitaan tanpa ada tendensi keberpihakan. (10/06/25).
Sanggahan Pimpinan Yayasan Al Nas Badru Terhadap Pemberitaan Radar 007.co.id Edisi Minggu, 1 Juni 2025 Terkait Ekploitasi ODGJ Dan Nikah Siri Ganda
Hal ini sangat disayangkan oleh pemilik dan pimpinan yayasan Al Nas Badru yang telah menayangkan berita tanpa mempertimbangkan kebenaran sesuai dengan keterangan narasumber. Oleh karena itu pemilik dan pimpinan yayasan Al Nas Badru yang konsentrasi tentang rehabilitasi ODGJ menyanggah berita media online dari Radar 007.co.id edisi Minggu, 1 Juni 2025.
Kepada awak media pada 10 Juni 2025 di kediamannya. Muhtadi yang merupakan pimpinan yayasan Al Nas Badru mengatakan, bahwa
” Isi berita yang diberitakan oleh media Radar 007 itu tidak benar, yang mana saya tidak pernah mengeksploitasi ODGJ, sementara saya mengelola yayasan yang bergerak dibidang rehabilitasi ODGJ ini secara mandiri dan tidak ada bantuan apapun dari pemerintah baik daerah maupun pusat ” tuturnya
Lebih lanjut Muhtadi juga menjelaskan,
“bahwa tuduhan terhadap saya telah melakukan nikah siri ganda, juga tidak benar. Karena istri saya yang pertama adalah istri sah dan tercatat di Kantor Urusan Agama dengan bukti kami memiliki akte nikah. Sementara istri kedua memang betul adalah istri yang saya nikahi secara siri ” terangnya.
Terkait dengan perijinan yayasan, Muhtadi juga menerangkan, bahwa Yayasan Al Nas Badru ini memiliki perijinan. Bahkan sudah bekerja sama dengan beberapa Rumah Sakit yang menangani penderita ODGJ,
” Yayasan Al Nas Badru yang saya pimpin ini memiliki perijinan dan bahkan kami sudah bekerja sama dengan beberapa Rumah Sakit yang menangani penderita ODGJ, mengingat terkait penanganan rehabilitasi ODGJ, kami tentunya tidak bisa bekerja sendiri ketika ada ODGJ yang mengalami gangguan kesehatan secara medis, dah hal ini bisa saya buktikan dengan bukti – bukti yang falid bahwa kami bekerjasama dengan beberapa Rumah Sakit, diantaranya RSUD Prembun ” ungkapnya.
Baca Juga Artikel Lainnya : Polres Kebumen Bersama SPSI Kebumen Gelar Peringatan Hari Buruh Sedunia Dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dan Bantuan Sosial
Muhtadi juga menambahkan, bahwa kunjungan seseorang yang mengaku dari LPKSM KRESNA ke yayasan kami. Kami anggap kurang etis terlebih lagi melontarkan tuduhan – tuduhan yang tidak berdasar,
“kunjungan seseorang yang mengaku dari LPKSM KRESNA ke yayasan kami, saya anggap kurang etis terlebih lagi melontarkan tuduhan – tuduhan kepada saya yang tidak berdasar, oleh karena itu kami akan segera melakukan pertemuan secara internal untuk mempertimbangkan langkah – langkah selanjutnya, mengingat nama baik kami, nampak sudah dicemarkan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab ” pungkasnya
// Purwo Santoso //
Kaperwil Jateng














