Pasuruan, JATIM | SidikFakta.com – Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), menggelar acara “Merah Putih dalam Harmoni” di halaman Gedung Harmonie, Jalan Pahlawan, Kota Pasuruan, Sabtu (20/9/2025) malam.
Kegiatan yang mempersatukan berbagai elemen masyarakat dan memberikan kesan akan pentingnya persatuan dan keberagaman di masyarakat. Acara ini bagian dari rangkaian memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Puncak Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, Disparpora Kota Pasuruan Gelar Merah Putih dalam Harmoni.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran beberapa tokoh, mulai dari pimpinan ormas keagamaan seperti Muhammadiyah, LDII, PCNU, tokoh agama Kyai Haji Said Kholil dan Buya Muzammil Syafi’i, perwakilan Badan Kerjasama Antar Gereja, pengusaha dari Kadin dan Hipmi, KNPI, hingga mantan Wali Kota Pasuruan, H. Aminurokhman serta turut hadir pula undangan dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Kehadiran mereka menunjukkan soliditas dan komitmen bersama untuk menjaga kerukunan di Kota Pasuruan.
Turut hadir acara ini Walikota, Adi Wibowo, Wakil Walikota, M. Nawawi, Kapolres Pasuruan Kota, Dandim 0819, OPD, Camat dan Lurah se-kota Pasuruan serta para petugas Paskibraka. Acara ini juga menjadi upaya strategis untuk mempromosikan wisata heritage Kota Pasuruan, bahwa sejarah dapat menjadi daya tarik utama bagi kemajuan kota.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo dalam sambutan yang dampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi menyampaikan pesan yang terdalam tentang makna harmoni. Ia menekankan bahwa harmoni bukanlah tentang meniadakan perbedaan, melainkan menyelaraskannya.
“Kita bersyukur Kota Pasuruan menjadi salah satu daerah yang guyub,” ucapnya, saat mencontohkan perbedaan seragam yang dikenakannya bersama Wakil Wali Kota, sebagai simbol kekayaan budaya bangsa yang menjadi kekuatan, bukan pemecah belah.
Msnurutnya, perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 ini bukan sekedar perayaan. Ia, mengingatkan bahwa semangat perjuangan harus terus kita jaga, tetapi terwujudkan dalam bentuk yang berbeda.
“Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan fisik, kini perjuangan diwujudkan melalui pembangunan,” tuturnya.
Adi, menegaskan pentingnya berpegang teguh pada empat pilar kebangsaan untuk menghadapi tantangan era digitalisasi.
“Kekuatan Kota Pasuruan salah satunya adalah bagaimana UMKM-nya berdaya, UMKM-nya tumbuh. Karena itu saya berharap UMKM di Kota Pasuruan terus bertumbuh dan berkembang,” harapnya.
Baca Juga Berita Lainnya : Kerahkan 187 Personel Amankan Bangil Carnival 2025, Kapolres: Humanis Jangan Sampai Ada Kekerasan
Selanjutnya, Adi menerangkan program-program strategis pemerintah pusat yang fokus pada investasi sumber daya manusia. Seperti : Program Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, dan Makan Siang Bergizi.
“Program-program ini, baginya adalah langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya
Pada akhir sambutannya, Adii mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan berkolaborasi demi kemajuan Kota Pasuruan.
” Ayo tetap kita jaga persatuan dan keberagaman kota Pasuruan. Persatuan dan keragaman adalah fondasi utama bagi pembangunan kota yang lebih baik,” pungkasnya
Kegiatan ini juga penuh dengan beragam atraksi seni yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia. Mulai dari tarian Saman yang energik dari Aceh, tarian lokal khas Pasuruan, hingga lantunan lagu-lagu kebangsaan yang mana pembawaannya penuh semangat oleh pemuda yang energik. Penampilan mereka berhasil menghibur dan membangkitkan rasa cinta tanah air. Adapun pameran UMKM yang menjadi bukti nyata ketahanan ekonomi kreatif Kota Pasuruan.
// M. Ichwan //
Kabiro Pasuruan Raya













