Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 8 Mar 2024 12:32 WIB ·

Polri Bersama Masyarakat, Kapolres Pasuruan Menggelar Cakrukan Dengan Warga


 Polri Bersama Masyarakat, Kapolres Pasuruan Menggelar Cakrukan Dengan Warga Perbesar

Pasuruan-Jatim | sidikfakta.com – Dalam rangka menciptakan kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. Melaksanakan kegiatan Cangkrukan dengan Warga (Candra) dalam bentuk dialog bersama warga, pemberian Bansos, dan peresmian Omah Rembug Semeru, bertempat di Balai Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (07/03/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, PJU Polres Pasuruan, Kapolsek Purwosari, Forkopimca Purwosari, dan seluruh Kepala Desa sekecamatan Purwosari. Kegiatan di awali dengan pemotongan Pita oleh Kapolres Pasuruan sebagai simbolis di resmikannya Omah Rembug Semeru. “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrohim, Kita resmikan Omah Rembug Semeru, semoga kedepan bisa memberikan manfaat dalam berdiskusi bagi masyarakat dalam menyelesaikan segala permasalahan di Desa Cendono,” ucap Kapolres.

Dalam sambutannya, AKBP Teddy mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Desa Cendono yang telah menyambut kehadirannya bersama rombongan dalam acara Cangkruk’an Dengan Warga (Candra) yang merupakan program Kapolri untuk menyampaikan keluhan, saran dan masukan bagi Institusi Polri.

Baca juga: Pemkab Pasuruan Minta Masyarakat Pahami 20 Butir Kesepakatan Ramadhan 1445 H

Polri Bersama Masyarakat, Kapolres Pasuruan Menggelar Cakrukan Dengan Warga

“Kita punya program dengan nama Candra atau Cangkrukan dengan Warga. Agar komunikasi langsung terkait Sitkamtibmas dengan warga bisa teratasi. Saat ini wilayah Kabupaten Pasuruan terpantau sangat kondusif karena peran serta masyarakat yang ikut menjaga Kamtibmas. Dan memelihara ketertiban masyarakat di tingkat Desa,” terangnya.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, para warga bisa menyampaikan langsung keluhannya. Karena kita juga mengajak Kasat Lantas, Kasat Reskrim, dan Kasat Resnarkoba yang dapat membantu dan memdampingi problem solving warga desa. Dan saat ini sudah memasuki musim penghujan, yang berpotensi bencana alam seperti tanah longsor, banjir bandang, pohon tumbang dan angin puting beliung. Kiranya para warga sekalian bisa menjaga dan melihat situasi alam sekitar,” jelas AKBP Teddy.

Kemudian dalam sesi tanya jawab, Asmunip Kades Karangrejo mengatakan mengenai masalah di Desa, “bila ada peredaran narkoba dan kasus curanmor. Apa perlu dikomunikasikan dengan Polsek terdekat, menjelang bulan Ramadhan, apabila ada anak anak muda dengan membunyikan sound untuk membangunkan sahur. Apa tindakan kita sebagai Kepala di tingkat Desa dan apabila ada hiburan sound horeg pada saat hajatan, bagaimana tindakan Kepolisian” tanyanya.

Kapolres menjawab, “Terkait narkoba, mari kita sama-sama bersinergi melakukan edukasi dengan memberikan bimbingan dan sosialisasi. Hal itu merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan cukup hanya di situ saja, tapi harus di laksanakan secara rutin dan jangan sampai putus. Ketahui indikasi dan kecurigaan kita sebagai orang tua dan sebagai Kepala di masyarakat untuk saling mengingatkan.

Apabila ada penangkapan pelaku curanmor bisa saja di lakukan dan lakukan koordinasi dengan Pemerintah desa setempat. Tetapi dalam proses penyidikan itu adalah tugas pihak Kepolisian untuk mengembangkan dan pengungkapan suatu kasus,” jawabnya.

Lebih lanjut, AKBP Teddy menjelaskan bahwa “menjelang bulan Ramadhan sudah ada kesepakatan. Dan akan mengeluarkan surat edaran terkait menjalankan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan. Salah satunya penggunaan sound horeg tidak di perbolehkan pada saat bulan Ramadhan terutama saat sahur. Untuk sound horeg pada saat hajatan sebenarnya sudah di larang karena sangat mengganggu dan merugikan masyarakat. Karena sound horeg bukan budaya kita,” ungkapnya.

Kegiatan di tutup dengan Doa bersama dan di lanjutkan dengan penyerahan Bansos oleh Kapolres Pasuruan bersama Forkopimca kepada masyarakat yang kurang mampu.

DILLI DJADIT G F

Kontributor Pasuruan raya

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News