Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 6 Apr 2024 10:16 WIB ·

Polres Loteng Tingkatkan Patroli Di Area Bizam Antisipasi Calo Dan Copet Jelang Libur Lebaran


 Polres Loteng Tingkatkan Patroli Di Area Bizam Antisipasi Calo Dan Copet Jelang Libur Lebaran Perbesar

Lombok Tengah (NTB) – Polres Loteng melalui Subsektor Bizam antisipasi maraknya kehadiran para calo tiket dan preman di terminal keberangkatan dan kedatangan. Di bandara yang meresahkan para pemudik yang akan pulang kampung jelang libur lebaran. Mengantisipasi persoalan itu, tidak cukup hanya dengan mendirikan pos pengamanan di bandara.

Untuk itu, Kapolres Lombok Tengah memerintahkan jajarannya dalam hal ini Polsubsektor Bizam dan personel yang bertugas dalam pengamanan arus mudik untuk lebih responsif dan bergerak (mobile). Anggota pos terpadu bandara Bizam yang terlibat Operasi Ketupat Rinjani 2024 di instruksikan untuk patroli terutama di tempat keberangkatan. Kedatangan dan di area parkir bandara mengingat banyak masyarakat dan rawan terjadinya aksi kriminal.

Polres Loteng Tingkatkan Patroli Di Area Bizam Antisipasi Calo Dan Copet Jelang Libur Lebaran

“Saya instruksikan personel yang terlibat pengamanan di area bandara untuk terus bergerak dan patroli. Mana yang perlu di jaga dan jangan sampai ada copet termasuk calo maupun aksi premanisme yang dapat merugikan masyarakat kita,” kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, SIK saat di konfirmasi, Jumat (5/4).

Selain anggota kepolisian yang patroli dan siaga, Iwan juga meminta masyarakat untuk berperan aktif menanggulangi persoalan calo dan antisipasi preman. Masyarakat jangan segan melapor kepada petugas di lokasi jika menjadi korban calo dan premanisme.

“Jangan mudah percaya dengan bujuk rayu para calo, juga jangan menggunakan barang – barang berharga. Di tempat keramaian karena hal tersebut dapat memancing terjadinya aksi kriminalitas. Jika menjadi korban atau melihat tindak kejahatan yang menimpa para pemudik untuk segera laporkan kepada petugas kami di sana, kita stanbykan 24 jam selama libur lebaran,” jelasnya.

Iwan menerangkan, dalam pengamanan mudik hingga arus balik, pihaknya menerjunkan 165 personel yang di tempatkan di 5 Pos Operasi Ketupat Rinjani 2024 di Lombok Tengah. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan stakeholder dan instansi lainnya.

“Untuk di Area bandara kita kita dirikan dua pos untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan. Pertama pos terpadu ada di dalam area bandara dan pos kedua ada dliuar bandara tepatnya di depan bundaran Bizam,” tutup Iwan.

Syamsul Hadi

Kaperwil NTB

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News