Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 20 Sep 2025 15:33 WIB ·

Peringati World Cleanup Day 2025, Pemkot Pasuruan Bersama BKAG Resik-resik dan Tanam Pohon.


 Peringati World Cleanup Day 2025, Pemkot  Pasuruan Bersama BKAG Resik-resik dan Tanam Pohon. Perbesar

Pasuruan, JATIM | SidikFakta.com – Dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) sekaligus bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Pemerintah Kota Pasuruan mengajak resik-resik (bersih-bersih) seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan pesisir dan menanam pohon demi mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Tepatnya di kawasan pesisir pelabuhan, kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Sabtu (20/9/2025)

Kegiatan ini didukung dari seluruh Stakeholder dan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Pemkot, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) TNI/Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) dan warga Kota Pasuruan.

Peringati World Cleanup Day 2025, Pemkot Pasuruan Bersama BKAG Resik-resik dan Tanam Pohon.

Sinergitas ini bentuk komitmen kuat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir. Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si, didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, H. M. Nawawi, S.Kom.,M.M., bersama ketua DPRD kota Pasuruan, M. Toyib memimpin langsung kegiatan ini.

Adi Wibowo, menyampaikan kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, demi masa depan yang lebih baik bagi Kota Pasuruan.

“Persoalan sampah adalah tantangan serius yang harus kita hadapi bersama. Bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai selesai bersih-bersih, lalu berhenti tanpa ada monitoring dan evaluasi,” ujarnya.

Adi berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya hidup bersih di masyarakat, terutama di kawasan pesisir yang menjadi aset penting bagi Kota Pasuruan. Pelabuhan Kota Pasuruan mempunyai nilai historis, kita sebagai pewaris dari pendahulu punya tanggung jawab sejarah, baik sejarah masa lalu maupun bagaimana kita merumuskan sejarah masa depan Kota Pasuruan.

“Tantangan dan potensi pelabuhan selain nilai sejarah, Pelabuhan Kota Pasuruan juga memiliki potensi strategis di bidang pariwisata dan perikanan,” ungkapnya.

Pemkot Pasuruan menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan yang lebih baik dan memanfaatkan potensi daerah secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin menopang bagaimana kondisi pelabuhan ini bisa benar-benar dimanfaatkan masyarakat sekitar. Karena Pelabuhan juga menjadi salah satu tempat bagi sendi–sendi perekonomian utamanya di segi perikanan (nelayan) dan UMKM untuk masyarakat sekitar,” pungkasnya

Sementara itu, perwakilan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Pasuruan, Pdt. Jiansri Rudi Arman Sinaga, selaku sekretaris BKAG mengucapkan banyak terima kasih atas undangan dari Pemerintah Kota Pasuruan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah kota Pasuruan, atas keterlibatan kami di dalam acara resik-resik (bersih – bersih) dan Tanam pohon di pesisir, kami mendukung program ini agar Kota Pasuruan terlihat indah dan sehat. Kita bangga kalau Kota Pasuruan itu menjadi kota yang bersih dan sehat,” tuturnya

Baca Juga Berita Lainnya : Puncak Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096, Bupati Serahkan Penghargaan Innovative Government Award 2025.

Arman Sinaga, juga mengatakan selain dari kegiatan hari ini, BKAG juga pernah terlibat kegiatan resik-resik sekitar alun-alun.

“Kami melakukan bersih-bersih jalanan, sapu-sapu dan perawatan area alun-alun Kota Pasuruan, dan kami terus mendukung apapun program pemerintah untuk pembangunan kota Pasuruan,” tegasnya

Ada 14 Gereja di kota Pasuruan yang terdaftar di Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Pasuruan.

“Kami bersama 15 orang mengikuti kegiatan ini, memenuhi kuota undangan pemerintah kota Pasuruan,” tandasnya

 

// M. Ichwan //

Kabiro Pasuruan Raya

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News