sidikfakta.com | Way Kanan Lampung, pengusaha mikro yang mana kesehariannya ini memproduksi roti kacang yang bertempat desa Tanjung Bulan kecamatan kasui kabupaten way Kanan ini kini harus ditutup untuk sementara waktu akibat dari ulah seseorang yang tidak berprikemanusiaan rabo 20/09/2023.
Berawal dari banyaknya perbincangan para warga masarakat kampung Tanjung bulan dan sudah pula banyak beredar di medsos terkait permasalahan pengusaha mikro kecil, yang mana kesehariannya ini memproduksi makanan ringan seperti roti kacang, yang katanya uang dari hasil penjualan roti yang ia titip kan di setiap warung-warung dari berbagai tempat ludes dibawa si penipu dimana dirinya mengatas namakan karyawan roti via famly.
Terkait permasalahan ini tim media sidikfakta.com menemui langsung pemilik usah mikro di kediamannya prihal kronologis kejadian sebenarnya. Anis istri dari Tri Pornomo pemilik usaha pembuatan roti kacang ini ia mengatakan.
” Memang benar pak apa yang di bicarakan oleh para warga disini dan kabar dari medsos itu, jadi begini pak alur ceritanya. suami saya pada hari Selasa tanggal 19 kemaren jam 2 sore biasa rutin mengabil uang hasil penjualan roti yang kami titip kan di setiap warung sesampai nya di warung yang pertama Bunda si pemilik warung bilang pada suami saya ada apa pak kata pemilik warung biasa buk ngambil uang hasil penjualan roti yang biasa saya titipkan kata suami aku kan udah tadi pak kata pemilik warung belum buk udah pak dibilang gitu kalau udah sama siapa buk tadi ada dua orang kesini bawak mobil Avanza warna hitam laki laki semua satu ngambil uang satunya di mobil dia bilang saya kariawan Via Vamly ditugaskan bos saya ngambil uang hasil penjualan karna bos saya sakit dan penjualan sekarang lagi sepi jadi kami yang disuruh begitu pak ia bilang.” Ungkapnya
Mendengar hal itu Tri Pornomo suami Anis kemudian melanjut kan lagi ke warung-warung berikutnya untuk mengabil uang hasil penjualan roti yang ia titipikan dan hasilnya juga sama kalau uang nya sudah ada yang mengambil.dengan kejadian yang ia alami ini Tri Pornomo bergegas untuk melaporkan permasalahan ini ke kapolsek pakuan ratu, karna dirinya sudah merasa dirugikan puluhan juta oleh seseorang yang mengatasnamakan kariawan Via Vamly, dengan cara menipu semua warung-warung yang ia titip barang dagangannya.
hasil laporan Tri Pornomo ke Polsek Pakuan ratu Kapolsek mengarah kan agar perkara ini harus di laporkan langsung ke polres way kanan karena kejadian TKP ya sudah melewati 3 kecamatan kecamatan Bandar dalam, kecamatan Sukabumi, kecamatan Pakuan ratu. akibat adanya kejadian ini Tri Pornomo ini harus menutup usahanya untuk sementara waktu karena modal yang ia miliki ludes dibawa si penipu.
Terkait kejadian dengan mudus penipuan mengaku sebagai karyawan roti Via Vamly dari usaha mikro Tri Pornomo ini sedang dalam proses pengembangan pihak polres way kanan sedangkan identitas pelaku modus penipuan ini sudah dikantongi oleh aparat kepolisian polres way kanan dan dalam pengejaran pihak kepolisian.
JUN.Sf












