Pasuruan, JATIM | SidikFakta.com – Partai Golongan Karya (Golkar) kota Pasuruan resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI, pada Senin (24/11/2025) siang. Agenda ini menjadi momentum bagian dari regenerasi kepengurusan dan upaya memperkuat struktur organisasi partai di tingkat daerah. (25/11/25).
Musda XI ini sebagai bagian strategis percepatan memantapkan konsolidasi DPD GOLKAR ditingkat daerah kota/kabupaten. Sekaligus menyiapkan kepemimpinan baru, yang mampu menggerakkan mesin partai secara optimal.
Musda XI Golkar Kota Pasuruan, DPD Jatim Tekankan Pentingnya Konsolidasi dan Regenerasi.
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Blegur Prijanggono menegaskan Musda wajib terselenggarakan untuk memastikan dinamika organisasi tetap berjalan baik dan terarah.
“Alhamdulillah Musda hari ini berjalan baik. Ini agenda wajib untuk memastikan organisasi tetap fokus pada program lanjutan,” ujarnya.
Blegur menambahkan, Musda tidak hanya sekadar memilih ketua baru, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi seluruh kader di daerah.
“Diharapkan ketua yang terpilih nanti harus memperkuat konsolidasi dan memperjuangkan aspirasi rakyat, ” imbuhnya.
Musda kali ini juga membahas penyusunan program serta penguatan struktur organisasi. Panitia menargetkan seluruh rangkaian acara tuntas dalam satu hari ini, sehingga proses konsolidasi bisa segera dilanjutkan.
“Provinsi memang mempercepat agenda Musda. Agar tahun depan bisa fokus pada program konsolidasi lanjutan,” ungkas Blegur.
Di Kota Pasuruan, terdapat dua hingga tiga kandidat yang disebut maju sebagai calon ketua. Para calon nantinya akan mencari dukungan dari kecamatan dan kelurahan yang memiliki hak suara. DPD Golkar Jatim menargetkan ketua terpilih mampu mempertahankan kursi partai di DPRD Kota Pasuruan, serta mampu meningkatkan jumlah kursi di DPRD Jatim maupun DPR RI.
Ketua Pelaksana Musda XI Golkar Kota Pasuruan, Muhammad Munif, mengungkapkan bahwa rangkaian Musda berjalan melalui lima paripurna, mulai dari laporan kegiatan, pembahasan internal, hingga penetapan calon ketua.
“Rundown Musda sudah lengkap dan jelas. Mulai paripurna pertama hingga penetapan ketua baru,” terang di sela acara.
Baca Juga Berita Lainnya : Lapas Kelas II B Pasuruan Resmikan PTSP dan Pos Bapas, Tingkatkan Kualitas Layanan Publik.
Lebih lanjut, Munif mengatakan bahwa mekanisme pemilihan menggunakan sembilan suara dari empat kecamatan di Kota Pasuruan.
“Suara tersebut menjadi penentu siapa yang akan menakhodai Golkar ke depan.” ujarnya
la, menyebut musyawarah mufakat tetap menjadi yang utama. Tetapi juga mempersiapkan voting jika tidak tercapai kesepakatan. Musda kali ini juga membahas penyusunan program serta penguatan struktur organisasi. Panitia menargetkan seluruh rangkaian acara tuntas dalam satu hari ini.
“Semoga ketua terpilih mampu membawa Golkar lebih maju. Dan semakin solid dalam melayani masyarakat Kota Pasuruan,” tutup Munif.
// M. Ichwan //
Kabiro Pasuruan Raya













