Sidik Fakta.com – Kebumen – Menjelang bulan suci Ramadan, tentunya seluruh umat muslim akan menyambutnya dengan suka cita. Mengingat bulan suci Ramadan menurut seluruh umat Islam di manapun berada, adalah bulan yang penuh ampunan. Yang mana seluruh umat muslim berlomba – lomba berbuat kebajikan dan beramal sholih dan dengan berpuasa sebulan penuh. Maka seluruh umat muslim akan menekan hawa nafsunya. Sehingga terciptalah suasana yang sejuk penuh dengan perdamaian.
Dalam rangka menyambut bulan suci ramadan juga seluruh lapisan masyarakat khususnya yang beragama Islam. Akan mempersiapkan segala sesuatunya termasuk membersihkan area pemakaman umum di desanya masing – masing. Di karenakan menjelang tiba bulan ramadan banyak masyarakat baik yang ada di desa maupun dari luar desa. Bahkan dari luar kota mendatangi makam para leluhurnya untuk mengirimkan doa bagi keluarga yang sudah mendahului menghadap sang pencipta.
Menjelang Bulan Suci Ramadan, Desa Surotrunan Kecamatan Alian – Kebumen Lakukan Kerja Bakti Membersihkan Makam Desa
Desa Surotrunan Kecamatan Alian – Kebumen juga secara serentak mengadakan kegiatan kerja bakti membersihkan makam desa yang berada di beberapa titik. Dan di lakukan dengan suka cita oleh seluruh lapisan masyarakat dengan maksud dan tujuan agar suasana di area pemakaman terlihat bersih dan rapih sehingga tidak nampak kumuh.
Saat awak media mewawancarai Kepala Desa Surotrunan Edi Surachman di salah satu area pemakaman pada hari Jumat , 8 Maret 2924. Menjelaskan bahwa ” Kerja bakti membersihkan makam ini adalah kegiatan yang rutin di laksanakan setiap tahunnya saat menjelang bulan Ramadan tiba. Dan di jadwalkan oleh pemerintah desa saat pelaksanaan yang di lakukan secara bersamaan di semua titik pemakaman desa.
Hal ini di lakukan juga sebagai perwujudan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bahwa sampai saat ini kita masih di berikan umur panjang, namun tidak lupa dengan hari akhir. Yang mana kita semua akan kembali kepada sang pencipta dan di makamkan ditempat ini ” terangnya.
Lebih lanjut Edi Surachman juga menerangkan ” Adanya kerja bakti ini memang saya jadualkan secara serentak agar masyarakat dapat membaur dan bersosialisasi dengan sesama masyarakat agar tercipta rasa dan jiwa gotong royong yang sampai saat ini terasa hampir punah. Sehingga perlu saya mengambil langkah – langkah agar rasa memiliki sesama dalam bentuk gotong royong agar selalu terpelihara dengan baik ” pungkasnya
Purwo Santoso












