Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 29 Agu 2025 16:11 WIB ·

KOPRI PC PMII Pasuruan Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Negara, Jangan Jadi Algojo Rakyat.


 KOPRI PC PMII Pasuruan Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Negara, Jangan Jadi Algojo Rakyat. Perbesar

Pasuruan, JATIM | SidikFakta.com – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PC PMII) Pasuruan di bawah kepemimpinan Sakinah Ayuningtias, M.Pd mengeluarkan pernyataan sikap keras atas tindakan represif aparat yang kembali mencederai ruang demokrasi di negeri ini. Bagi PMII, kekerasan terhadap warga sipil adalah bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi dan nilai kemanusiaan. (29/08/25).

KOPRI PC PMII Pasuruan Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Negara, Jangan Jadi Algojo Rakyat.

Ia menilai tindakan represif aparat hanya akan memperlebar jarak antara rakyat dan negara, sekaligus menyingkap wajah otoritarianisme yang kian nyata.

“Negara seharusnya hadir untuk melindungi, bukan malah menjadi algojo yang menindas rakyatnya sendiri,” tegas Sakinah Ayuningtias
dalam rilis resminya.Jum’at (29/08/2025)

Melalui sikap politiknya, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri PC PMII Pasuruan menegaskan 8 poin perlawanan:

  • Menolak dan mengutuk keras segala bentuk tindak kekerasan kepada warga sipil,
  • Mendesak Kapolri dan pihak terkait untuk bertanggung jawab penuh baik secara hukum dan moral,
  • Menuntut aparat untuk segera mengusut tuntas polisi yang bertindak reprensif
  • ⁠Mendesak kepolisian untuk segera membebaskan massa aksi yang sampai saat ini di tahan.
  • ⁠Menuntut DPR RI dan Pemerintah untuk membatalkan kebijakan yang merugikan masyrakat.
  • Mengawal pemerintah dan lembaga terkait untuk mengevaluasi secara menyeluruh dari tubuh aparat keamanan.
  • Mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan pemenuhan hak – hak korban baik secara moral dan materil.
  • Mengajak masyarakat luas untuk turut mengawal dan aktif, dalam menyuarakan setiap indikasi kekerasan atau sikap represif oleh aparat keamanan kepada warga sipil serta bersatu dalam memperjuangkan keadilan sosial.

Sakinah menegaskan, bahwa KOPRI PC PMII Pasuruan berdiri bersama rakyat, dan akan terus melawan segala bentuk penindasan.

“Kekerasan yang dilakukan aparat adalah wajah nyata krisis demokrasi. Kami tidak akan berhenti bersuara, karena diam sama saja membiarkan rakyat terus ditindas,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Lainnya : Polwan Polres Pasuruan Gelar Rise and Speak di Stasiun Bangil

Dengan sikap ini, KOPRI PC PMII Pasuruan menyerukan agar masyarakat bersatu melawan setiap kebijakan dan tindakan represif yang merugikan rakyat. PMII menegaskan: keadilan sosial bukanlah hadiah dari penguasa, melainkan hasil perjuangan bersama rakyat.

// M. Ichwan //

Kabiro Pasuruan Raya

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News