Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 9 Feb 2023 16:19 WIB ·

Kolaborasi 3 Desa Berniat Lestarikan Batik Tulis Kebumen Yang Merupakan Peninggalan Leluhur


 Kolaborasi 3 Desa Berniat Lestarikan Batik Tulis Kebumen Yang Merupakan Peninggalan Leluhur Perbesar

sidikfakta.com | Kebumen, – 9 – 02 – 2023. Berniat lestarikan batik Kebumen, tiga desa dari dua kecamatan yang merupakan daerah yang memiliki Centra batik Kebumen berkolaborasi dan menjalin kerjasama demi memajukan dan menanamkan rasa cinta terhadap karya putra daerah yang hingga kini belum ada perkembangan yang dapat dirasakan oleh kalangan pengrajin batik di Kebumen.

Hal ini tentu menjadi perhatian khusus bagi ketiga desa ini, yakni desa Jemur kecamatan Pejagoan, desa Gemek Sekti kecamatan Kebumen, dan desa Jemur kecamatan Kebumen. Namun setelah dikaji lebih mendalam ternyata banyak sekali hambatan bagi ketiga desa tersebut untuk memajukan batik yang menjadi kebanggaan masyarakat Kebumen.

Kepala desa Jemur kecamatan Kebumen Eny Budiwati mengatakan, bahwa desanya merupakan anggota Bumdes bersama yang ditugasi untuk menyediakan konveksi untuk menjahit bahan batik menjadi barang jadi. Sementara kendala yang dihadapi ternyata cukup banyak diantaranya adalah tenaga penjahit yang enggan bekerja pada konveksinya.

Hal ini juga dibenarkan oleh Yoslim Fauzi, yang bertugas sebagai pimpinan konveksi sekaligus sebagai direktur Bumdes bersama. Keengganan penjahit bergabung dikonversinya dikarenakan order atau pesanan yang minim, sehingga setiap harinya belum tentu mendapatkan pekerjaan. Sementara penghasilan yang didapat oleh penjahit adalah berdasarkan hasil dari pekerjaannya.

Sementara itu ditempat terpisah, Suramin selaku kepala desa Gemek Sekti yang bertugas sebagai marketing juga mendapatkan kendala yang hingga saat ini belum teratasi. Diantaranya adalah minat dan daya beli masyarakat masih rendah terhadap batik Kebumen. Sekalipun sudah dilakukan dengan sosialisasi terhadap masyarakat dan tersedianya pasar batik, namun hal ini juga belum mencapai hasil yang signifikan .

Selanjutnya, dari kendala kendala yang dihadapi dari ketiga desa tersebut, Suramin berharap agar pemerintah daerah kabupaten kebumen dapat memberikan perhatian yang lebih serius lagi, dan juga berharap agar bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH dapat memberikan kebijakan yang dapat mendongkrak pemasaran batik Kebumen. Sehingga batik Kebumen bisa berjaya diKebumen bahkan dapat bersaing dengan batik batik dari daerah lain, pungkasnya.

Purwo Santoso

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Walikota Pasuruan Lantik 9 Pejabat Administrator, Kepala Sekolah dan Fungsional. 

28 Januari 2026 - 21:53 WIB

Terima PSU Perumahan Tiara Candi 5, Walikota Pasuruan : Sebut Pengembang Wajib Serahkan PSU kepada Pemerintah.

28 Januari 2026 - 21:41 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Tinjau Langsung Pengerukan Sedimen di Sungai Petung.

28 Januari 2026 - 13:23 WIB

Adanya Dugaan Terkait Investigasi Kasus, Jurnalis di Jawa Tengah Alami Teror Orang Tak Dikenal

23 Januari 2026 - 21:23 WIB

Proyek Sekolah Rakyat di Wironini Disoroti, Wagub LIRA Jatim: Desak PT. Nindya Transparan Soal KSO dan Dampak Lingkungan.

22 Januari 2026 - 21:14 WIB

Sujood Tour Travel & Umrah Resmi Buka Cabang di Kota Pasuruan, Tawarkan Ibadah dengan Nyaman. 

20 Januari 2026 - 23:04 WIB

Trending di Sidik News