Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 6 Des 2025 15:36 WIB ·

Gus Muk Bolo Sewu Beri Santunan kepada 1.000 Anak Yatim, Dhuafa dan Penyandang Disabilitas di Dusun Regek.


 Gus Muk Bolo Sewu Beri Santunan kepada 1.000 Anak Yatim, Dhuafa dan Penyandang Disabilitas di Dusun Regek. Perbesar

Pasuruan, JATIM | Sidikfakta.com – Banyak cara untuk menunjukkan kasih sayang kepada sesama, salah satunya dengan memberikan santunan kepada anak yatim, piatu, yatim piatu, kaum dhuafa dan penyandang disabilitad. (06/12/25).

Hal ini seperti dilakukan oleh tokoh spiritual ternama, Gus Muk Bolo Sewu, yang dikenal seantero Nusantara dari Sabang hingga Merauke melalui pengobatan alternatif spiritualnya. Acara yang digelar di Masjid Al Mashur di Dusun Regek, Desa Sambirejo, Jum’at (5/12/2025) sore.

Gus Muk Bolo Sewu Beri Santunan kepada 1.000 Anak Yatim, Dhuafa dan Penyandang Disabilitas di Dusun Regek.

Gus Muk bersama ketiga istrinya didampingi Gus Hudi dari Blitar serta para santrinya, yang ditemui usai memberikan santunan mengatakan, dirinya sangat memperhatikan anak-anak yatim piatu, dhuafa dan penyandang disabilitas.

Pemberian santunan tersebut tidak terkait dengan menjelang bulan puasa, tetapi telah menjadi tradisi setiap bulannya yang sangat intens memperhatikan nasib anak-anak yatim piatu dan dhuafa.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap anak yatim-piatu tidak hanya terlaksana pada bulan Muharam, tetapi dapat terlaksana kapan saja. Menurutnya, menyantuni mereka adalah bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

“Santunan kepada anak yatim-piatu tidak perlu menunggu waktu tertentu. Jika ada tetangga yang yatim atau difabel, segera bantu sesuai kemampuan. Tidak perlu dipaksakan, yang penting keikhlasan,” tegasnya.

Dalam kegiatan penuh keberkahan itu ada 1.000 anak yatim/piatu, dhuafa dan disabilitas menerima makan gratis yang telah panitia sediakan . Serta satu amplop berkah, bantuan tersebut terasa sangat berarti bagi para penerima karena di serahkan langsung oleh sosok yang di kenal berhati mulia.

Gus Muk menyapa anak-anak satu per satu dengan kelembutan, sambil menyerahkan amplop dengan senyuman tulus yang membuat suasana semakin haru.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua yang hadir,” ujar Gus Muk .

Ia menegaskan, kepedulian terhadap anak yatim-piatu tidak hanya terlaksana pada bulan Muharam, tetapi dapat terlaksana kapan saja. Menurutnya, menyantuni mereka adalah bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

“Santunan kepada anak yatim-piatu tidak perlu menunggu waktu tertentu. Jika ada tetangga yang yatim atau difabel, segera bantu sesuai kemampuan. Tidak perlu dipaksakan, yang penting keikhlasan,” tegasnya.

Sosok tokoh spiritual, Gus Muk bukan hanya di hormati sebagai tokoh spiritual, tetapi juga di cintai karena dedikasinya membantu sesama.

Salah seorang orang tua penerima bantuan mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian sosok seorang yang dermawan.

“Alhamdulillah, tadi anak kami mendapat santunan dan saya juga dari Gus Muk. Semoga menjadi amal kebaikan beliau dan mendapat pahala yang terus mengalir,” ujar salah satu orang tua anak penyandang disabilitas penerima santunan.

Baca Juga Berita Lainnya : Bawaslu Kota Pasuruan Tegaskan Penguatan Pengawasan Data Pemilih 2025.

Penutupan acara dengan doa bersama yang di pimpin langsung oleh Gus Muk. Warga sekitar mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penuh kebaikan dan keberkahan. Bagi warga Dusun Regek, momen ini menjadi salah satu yang paling berkesan yang pernah di gelar di Masjid Al Mashur.

Kegiatan santunan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara dunia spiritual dan lembaga keagamaan dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Harapannya semangat ini terus tumbuh dan menginspirasi generasi muda.

// M. Ichwan //

Kabiro Pasuruan Raya

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News