Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 1 Sep 2025 18:45 WIB ·

Gelar Orasi Kebangsaan dan Budaya di HUT RI ke-80, FRPB Ajak Warga Kota Pasuruan Jaga Kondusifitas.


 Gelar Orasi Kebangsaan dan Budaya di HUT RI ke-80, FRPB Ajak Warga Kota Pasuruan Jaga Kondusifitas. Perbesar

 

Pasuruan, , JATIM | SidikFakta.com – Forum Rakyat Pasuruan Bersatu (FRPB) menggelar Orasi kebangsaan dan gelar budaya mengangkat tema “Dari Rakyat oleh Rakyat Untuk rakyat”, mengisi 80 tahun kemerdekaan Indonesia’ yang di gelar di lapangan Bong Mancilan, kelurahan Pohjentrek, kecamatan Purworejo, Minggu (31/8/25) malam.

Suatu acara dengan konsep yang apik memadukan orasi kebangsaan dan gelar budaya kesenian bantengan membawa semangat tersediri bagi para tamu undangan dan berbagai para elemen masyarakat yang ikut hadir menonton pagelaran ini. (01/09/25)

Gelar Orasi Kebangsaan dan Budaya di HUT RI ke-80, FRPB Ajak Warga Kota Pasuruan Jaga Kondusifitas.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua FRPB Ayik Suhaya, Ketua DPRD Kota Pasuruan H.M. Toyib, anggota fraksi Golkar Dedy, Plt. Bakesbangpol Imam, Camat Purworejo, Alfian. Afandi, Lurah Pohjentrek, tokoh masyarakat, aktivis dan Muspica Purworejo serta ratusan warga juga turut memadati acara yang menampilkan hiburan seni bantengan dan pencak silat dari perguruan Kuntu Mancilan. Orasi kebangsaan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia dilanjutkan dengan doa.

Dalam sambutannya, H. M. Toyib menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“Suatu kehormatan bagi saya bisa hadir dalam acara yang dilaksanakan oleh rekan-rekan NGO,” ujarnya.

Sementara itu, Modrek Maulana, sebagai salah satu penggagas acara, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang menjaga kesatuan dan persatuan. Kami mengucapkan selamat dirgahayu Republik Indonesia ke-80, Merdeka!” serunya.

Acara ini juga menjadi momentum bagi Ayik Suhaya, yang juga tokoh budayawan sekaligus Wakgub LIRA Jatim, untuk menyampaikan duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan pengemudi ojek online.

“Beliau adalah pejuang demokrasi dan pendekar kebangsaan yang gigih mempertahankan demokrasi Pancasila di Indonesia,” kata Ayik. Ia mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala dan mendoakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT.

Ayik Suhaya juga menyoroti kondisi bangsa saat ini, yang dinilai memprihatinkan, terutama terkait isu kenaikan tunjangan DPR RI.

“Sangat miris melihat kondisi bangsa saat ini, di mana rakyat kesulitan mencari nafkah, sementara anggota dewan di pusat mendapatkan kenaikan tunjangan hingga 50 juta dan bahkan berjoget-joget. Ini sangat tidak pantas,” tegasnya.

Ayik meminta seluruh pejabat, mulai dari pusat hingga daerah, untuk melakukan introspeksi diri.

“Pemimpin seharusnya mengayomi rakyat karena mereka dipilih oleh rakyat. Oleh karena, mestinya dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, dan harus merakyat. Hal ini harus dicamkan oleh para pemimpin kita,” ungkapnya.

Ayi, berharap kejadian kerusuhan yang terjadi di kota-kota lain seperti Jakarta dan Surabaya, Malang, Kediri dan lainnya, jangan sampai terjadi di Pasuruan.

“Mari kita sepakat untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kondusivitas,” pintanya.

Baca Juga Berita Lainnya : Pemerintah Kota Pasuruan Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 4 Kecamatan, Diharapkan Harga Pangan Tetap Stabil

Pada penghujung orasinya, Ayik menyerukan agar para wakil rakyat. Khususnya DPRD, kembali menjalankan tugas dan wewenang (tupoksi) mereka untuk menampung aspirasi masyarakat.

“Jika masyarakat kita kesulitan sandang, pangan, dan papan, jangan malah tunjangan yang dinaikkan sambil berjoget. Ini tidak pantas,” ujarnya.

Ia, juga mengingatkan pemerintah Kota Pasuruan untuk memenuhi janji politiknya dan tidak hanya fokus pada pencitraan.

“Salah satu janji politiknya mendirikan rumah sakit di wilayah Bugul dan bangunan Islamic Center. Masyarakat Pasuruan berharap ada kebijakan yang benar-benar pro-rakyat demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, makmur, dan sentosa,” tandasnya.

// M. Ichwan //

Kabiro Pasuruan Raya

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hanya Karna Tak Punya BPJS, Puskesmas Di Kota Lubuklinggau Kejam Tolak Pasien Berobat

12 Mei 2026 - 13:58 WIB

Koordinator K-GASAK Desak APH Audit Menyeluruh Terkait Indikasi Dugaan Korupsi Pada Kegiatan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Muratara Tahun 2025.

6 Mei 2026 - 13:17 WIB

Musyawarah Daerah DPD PAMDI Jateng Tahun 2026 Akan Digelar

3 Mei 2026 - 20:43 WIB

Rumah Dinas Bupati Musi Rawas Segera Hadir Di Jantung Ibukota Kabupaten Musi Rawas di Muara Beliti

6 April 2026 - 20:00 WIB

Sebanyak 57 ASN Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Terima Penghargaan Langsung Dari Bupati Dan Resmi Pensiun

6 April 2026 - 19:48 WIB

Hadiri HKG PKK Ke-54 Di Palembang Bupati H Ratna Machmud Dorong Peran PKK Dan Dekranasda Perkuat Ekonomi Serta Kesejahteraan Masyarakat

6 April 2026 - 19:40 WIB

Trending di Sidik News