Pasuruan, JATIM | SidikFakta.com – DPRD Kota Pasuruan menggelar Rapat Paripurna I dengan dua agenda utama, yakni Penyerahan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan Penyampaian Nota Keuangan serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026, pada Senin (3/11/2025).
Rapat yang berlangsung di ruang paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Pasuruan, H. Muchamad Toyib. Turut hadir Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo Wakil Wali Kota Pasuruan M. Nawawi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan media massa.
DPRD Serahkan Pokir, Walikota Pasuruan Memaparkan: 8 Prioritas Pembangunan di RAPBD 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pasuruan menerima secara langsung Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kota Pasuruan. Pokir tersebut merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses para anggota dewan.
Masukan itu menjadi dasar penting bagi Pemerintah Kota Pasuruan dalam merancang perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Usai penyerahan Pokir, Adi menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026. Dalam pengantarnya, ia menjelaskan bahwa nilai APBD 2026 mengalami penurunan daripada tahun sebelumnya. Penyebab penurunan tersebut oleh pengurangan dana Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Kendati demikian, Adi tetap menyampaikan optimisme kepada seluruh peserta rapat. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyusun langkah strategis pembangunan di tengah keterbatasan fiskal yang daerah hadapi.
“Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Justru ini momentum bagi kita untuk memperkuat sinergi dan kreativitas dalam memajukan Kota Pasuruan,” ujar Adi.
Baca Juga Berita Lainnya : Ratusan Ojol Kota Pasuruan Gruduk Gedung DPRD, Tuntut Pertamina Ganti Rugi.
Lebih lanjut, Adi menerangkan delapan prioritas pembangunan Kota Pasuruan tahun 2026. Yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, meningkatkan kualitas infrastruktur penunjang perekonomian, memperkuat daya tarik investasi, menumbuhkan sektor-sektor ekonomi unggulan, meningkatkan efektivitas birokrasi dan pelayanan publik, memperkuat harmonisasi sosial, melakukan penanganan kemiskinan secara terpadu, serta mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.
“Tema pembangunan Kota Pasuruan tahun 2026 yaitu Penguatan Transformasi Ekonomi dan Sosial yang Harmoni dan Berkelanjutan,” tandasnya.
Harapan dari tema tersebut, ialah dapat menjadi semangat bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan, serta memberi manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Pasuruan.
Penutupan Rapat Paripurna I dengan pengumuman bahwa agenda berikutnya akan berlanjut pada Rapat Paripurna II, yang mana jadwalnya berlangsung pada Senin, 24 November 2025. Rapat tersebut akan membahas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda RAPBD Tahun Anggaran 2026.
// M. Ichwan //
Kabiro Pasuruan Raya













