Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 11 Apr 2023 13:04 WIB ·

Ditengah Kepungan Sekolah Swasta, SMPN 4 Kopang Punya Strategi Jitu


 Ditengah Kepungan Sekolah Swasta, SMPN 4 Kopang Punya Strategi Jitu Perbesar

Lombok Tengah, NTB | Sidik Fakta – Dengan banyaknya Sekolah Swasta diseputaran Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kopang, mengharuskan sekolah negeri tersebut harus berinovasi mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya disana.

Dijelaskan Edi Supardi, SPd Kepala Sekolah disana, mengatakan bahwa saat ini mereka sudah mulai turun sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan mendatangi sekolah Dasar (SD) sekitar SMPN 4 Kopang.

“Dengan mencetak Brosur profil sekolah dan langsung turun sosialisasi ke SD sekitar, target kami paling tidak siswa yang masuk menyamai jumlah siswa yang lulus tahun ini,”kata Edi.

Ditanya tentang program-program unggulan dari sekolah tersebut, Kepsek menjawab disekolahnya ada Program Tahfiz, Drum Band, Futsal, dan program Imtaq setiap hari.

“Walau sekolah negeri kami juga mencoba mengadakan peogram Tahfizul Alqur’an bagi peserta didiknya yang setiap minggu setor hapalannya dan tercatat di kartu hapalan masing-masing yang menjadi tiket untuk melaksanakan Mid smester dan ujian,” ungkap Kepsek.

Senada dengan itu, Dedy Hariadi, SPd, MPd Waka Kurikulum di Sekolah tersebut menjelaskan bahwa sekolahnya mempunyai jargon ‘Menjadi sekolah yang lebih agamis dari sekolah agama’.

“Selain itu, anak didik juga diajarkan dan dibiasakan tentang kedisiplinan yang tumbuh dari kesadaran mereka sendiri. Terbukti dari jadwal masuk sampai sanksi mereka yang atur dan sepakati bersama. Contoh untuk pencet bel masuk mereka bergiliran dan disaat jam pelajaran tidak ada yang keluyuran diluar kelas. Jika ada yang melanggar mereka sendiri yang saling memberi sanksi.”ungkap waka kurikulum.

Dengan menumbuhkan kedisiplinan dan praktik yang lebih agamis diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMPN 4 Kopang.

(H. Syamsul Hadi)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News