SidikFakta.com | Lubuklinggau, Sangat di sayangkan drainase yg di kerjakan oleh CV. Muara intan ini di duga tidak transparan dikarnakan terpantau dilokasi pekerjaan tidak adanya papan informasi proyek yang seharusnya dipasag oleh pihak rekanan dari dinas PUPR kota lubuklinggau ini.
Drainase yg masih dialam proses pengerjaan tersebut,disinyalir proyek berasal dari DPUPR bidang Cipta karya kota lubuklinggau namun sayangnya informasi detail tidak kami dapatkan dikarnakan tidak dipasangnya papan informasi proyek tersebut sehingga awak media mencoba menghubungi rekanan dari DPUPR yaitu Pemilik CV Muara Intan (Tomi).
Ketika di hubungi melalui via WhatsApp Ke nomor ( 0812-7182-**** ) Tomi Mafinal SH selaku pemilik proyek drainase tersebut sangat la arogan dan bernada tinggi sehingga mengajak awak media untuk bertemu.
“Ado apo nian dengan gawean aku tu,perasaan la benar aku gaweke itu,men nak benar nian katek Pulo gawean manusio ni yg 100% benar,emang ngpo nian dengan gawean aku tu” ujarnya.
Saat ditemui Awak media di kantor DPC PBB tepat nya di belakang masjid agung kota lubuklinggau
Saat di konfirmasi lebih lanjut terkait proyek tersebut barulah Tomi mafinal SH menjelaskan bahwa proyek itu bersumber dari dana APBD TH Anggaran 2023 senilai 199.444.500,- dari dinas PUPR bidang Cipta karya.
Namun lagi lagi menjadi pertanyaan publik sikap Tomi mafinal SH yang enggan menjelaskan berapa panjang, lebar dan ketebalan dari drainase yg di kerjakan kan nya tersebut.
Awak mediapun meminta izin untuk mempublikasikan melalui pemberitaan Tomi mafinal SH malah mengatakan
“yg bagus-bagus tulis nyo dek,kalo dak tu usah la naik” singkat tomi
Seakan-akan enggan ada pemberitaan miring terhadap dirinya yang juga selaku ketua DPC PBB kota lubuklinggau.
Hingga berita ini di tayangkan,belum ada komentar dari pihak DPUR bidang cipta karya (H taufik) terkait fenomena ini.
(Ryn sf)












