Semarang | Sidikfakta.com – Adanya dugaan atas kasus meninggalnya Timothy Anugrah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana (Unud), akibat perundungan (bullying), telah menjadi sorotan tajam, membuka mata publik tentang isu kesehatan mental yang mendalam di dunia pendidikan. Tragedi ini bukan sekadar kasus kekerasan biasa. Tetapi juga terdapat adanya “Mental Block” atau hambatan psikologis parah yang dipicu oleh tekanan dan perundungan. (24/10/25).
Selain terkenal dengan mahasiswa berprestasi, Timothy diduga mengalami tekanan batin yang luar biasa. Parahnya lagi adanya ejekan dan komentar yang tidak pantas, yang bahkan muncul setelah kematiannya. Kondisi “Mental Block” ini membuat korban merasa terisolasi, tertekan, dan kehilangan kemampuan untuk menghadapi masalah, menjadi pemicu fatal. Hal ini menegaskan bahwa kesiapan mental sama pentingnya dengan kecerdasan akademis.
Bahaya Mental Block, Belajar Dari Kasus Timothy Anugrah Saputra di UNUD, Bimbel FIvestar Education Adakan Talkshow “Menghadapi Mental Block Belajar”
Merespons berita yang tragis ini, Bimbel Fivestar Education mengumumkan inisiatif penting berupa Talkshow yang mengusung tema “Mengatasi Mental Block Belajar: Jurus Jitu Mengubah Belajar Jadi Lebih Mudah Dengan Creative Focus”. Acara ini secara khusus di rekomendasikan untuk siswa-siswi SMA kelas 12 yang sedang menghadapi tekanan ganda, yakni persiapan ujian dan seleksi masuk perguruan tinggi. Pelaksanaan kegiatan ini secara GRATIS bagi sekolah SMA manapun yang ingin berpartisipasi dalam talkshow ini. Caranyapun cukup mudah hanya dengan menghubungi & mendaftarkan sekolahnya untuk di kunjungi, sekolah bisa daftar ke redaksi yang ada di berita ini atau melalui team marketing Bimbel Five Star Education yang datang ke Sekolahan.
Yang membuat acara ini istimewa adalah narasumber utamanya, yakni Coach Lekhan, S. Psi, yang juga merupakan Founder Bimbel Fivestar. Coach Lekhan sendiri adalah seorang praktisi Hypnotherapy yang telah memiliki jam terbang kurang lebih 14 tahun di bidang Hypnosis. Keahlian beliau dalam aspek pikiran bawah sadar , harapannya mampu memberikan solusi praktis dan mendalam bagi para siswa.
Saat diwawancarai, Coach Lekhan menekankan bahwa pencegahan harus dimulai dari kesadaran dini.
“Kasus Timothy mengajarkan kita bahwa mental yang rapuh bisa menjadi target empuk perundungan. Kami ingin siswa-siswi Kelas 12 tidak hanya pintar menghitung dan menghafal, tetapi juga pintar menjaga diri mereka,” ujar Coach Lekhan.
Beliau juga melanjutkan,
“Menjaga mental sejak dini adalah benteng pertahanan paling kuat. Itu artinya, berani bilang ‘tidak’ pada apa yang menyakiti, dan yang paling penting, mengenali perasaan serta mencari bantuan. Dengan Hypnotherapy, kita bisa melatih pikiran bawah sadar untuk lebih kuat dan kebal terhadap faktor luar, sehingga potensi mental block dan dampak bullying bisa diantisipasi sebelum terlambat.” lanjutnya.
Baca Juga Berita Lainnya : Optima Management Sukses Gelar Pelatihan Optimalisasi Media Sosial di SMK Muhammadiyah 1 Semarang: Optimalisasi Personal Branding & Strategi Marketing On Sosmed
Dengan Talkshow ini, merupakan wujud nyata kepedulian Bimbel Fivestar Education untuk membekali siswa – siswi kelas 12 tidak hanya dengan materi pelajaran, tetapi juga senjata utama, yaitu mental yang kuat. Serta berani mengambil kendali atas pikiran dan perasaan mereka, menjadikannya modal utama menghadapi perkembangan zaman di era sekarang. Mengingat kasus tragis seperti Timothy Anugrah Saputra bisa terjadi di mana saja.
Kami sangat berharap pihak sekolah dapat melihat dan ikut serta dalam acara ini, bukan hanya sebagai kegiatan luar. Tetapi sebagai bagian penting dari program pencegahan bullying dan penguatan karakter siswa. Dukungan sekolah adalah kunci agar pesan tentang ketahanan mental ini menjangkau semua siswa yang paling membutuhkan perlindungan.
Jika sekolah anda ingin dikunjungi dan diadakan acara talkshow ini bisa menghubungi admin bimbel fivestar education di 0822-4118-3567.
Follow Akun Instagram & Tiktok @bimbelfivestar













