Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 15 Nov 2025 00:54 WIB ·

Angkat Suara di Forum DPRD Jatim: Presma UNU Sebut BNNK Gagal, Kepala BNNK Balas Pakai Analogi Tilang


 Angkat Suara di Forum DPRD Jatim: Presma UNU Sebut BNNK Gagal, Kepala BNNK Balas Pakai Analogi Tilang Perbesar

Pasuruan, JATIM | SidikFakta.com – Suasana forum sosialisasi narkoba di Hotel Ascent Premiere Pasuruan, diwarnai debat tajam antara Presiden Mahasiswa (Presma) UNU Pasuruan, M. Ubaidillah Abdi, dengan Kepala BNNK Pasuruan, Masduki. Kamis (131/11/2025) .

Presma UNU secara terbuka menyebut program pencegahan BNNK “gagal”. Sementara Kepala BNNK membalas kritik tersebut dengan “Analogi Tilang Lalu Lintas” untuk membela kinerjanya.

Angkat Suara di Forum DPRD Jatim: Presma UNU Sebut BNNK Gagal, Kepala BNNK Balas Pakai Analogi Tilang

Kritik ini Ubaidillah lontarkan, yang juga Koordinator Aliansi BEM Pasuruan Raya. Dalam sesi tanya jawab. Ia menyoroti lonjakan angka rehabilitasi sebagai bukti kegagalan di sisi hulu.

“Data BNNK Pasuruan per-Oktober 2025 (bulan lalu) mencatat ada 201 orang yang direhabilitasi, melonjak drastis dari tahun lalu,” ujar Ubaidillah.

Lebih lanjut, Ubaidillah mengutip pernyataan BNNK sendiri yang menegaskan gawatnya situasi.

“Bahkan, BNNK sendiri pada Juni 2025 menyebut Pasuruan sebagai “titik rawan serius’,” lanjutnya.

“Ini adalah bukti bahwa sosialisasi dan program pencegahan yang selama ini berjalan ”gagal” menghentikan laju pengguna baru.” tegas Ubaidillah

Menjawab kritik tajam tersebut, Kepala BNNK Pasuruan, Masduki, S.H., M.H., tidak menampik data tersebut. Ia justru menggunakan analogi pelanggaran lalu lintas untuk memberikan perspektif berbeda.

“Jika polisi lalu lintas gencar razia dan berhasil menilang 500 orang, apakah itu artinya polisi gagal? Tentu tidak. Justru kita apresiasi, berarti polisinya bekerja, “law enforcement”-nya berjalan,” sanggah Masduki.

Menurutnya, angka 201 ini bukan kegagalan pencegahan. Melainkan keberhasilan intervensi dan sosialisasi.

“Kenaikan angka ini menunjukkan bahwa masyarakat sekarang semakin percaya dan semakin berani membawa anggota keluarganya ke BNNK untuk direhabilitasi, alih-alih menyembunyikannya sebagai aib. Justru karena BNNK bekerja, angkanya (yang terungkap) terlihat naik,” jelas Masduki.

Menengahi debat tersebut, inisiator acara sekaligus Anggota Komisi A DPRD Jatim. M. Naufal Alghifary, menegaskan bahwa perang melawan narkoba adalah tugas bersama.

“Kritik dari mahasiswa menjadi catatan serius bagi kami. Data 201 korban rehab adalah fakta yang tidak bisa dibantah,” ujar Naufal.

“Ini membuktikan masalah narkoba tidak bisa tuntas hanya oleh BNNK dan Polri saja. Kami harap ini juga menjadi ‘alarm’ bagi Pemkot dan Pemkab Pasuruan untuk ikut turun tangan,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Lainnya : GM-FKPPI Pasuruan Raya Laporkan Politisi PDIP Ribka Tjiptaning Dilaporkan ke Mapolres Pasuruan, Atas Ucapannya soal Mantan Presiden Soeharto

Forum sosialisasi tersebut menghadirkan dia nara sumber, Yakni: Kepala BNNK Pasuruan Masduki, S.H., M.H., dan Kasatresnarkoba Kota Pasuruan Iptu Arief Wardoyo, S.H., M.H.

 

// M. Ichwan //

Kabiro Pasuruan Raya

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News