Pasuruan, JATIM | Sidik Fakta – Pasien dan keluarga pasien RSUD Soedarsono kota Pasuruan yang viral di WAG mengeluh terkait pelayanan dan penanganan rumah sakit. Pasien atas nama Sofi Aulia (17) masuk rumah sakit berawal dari ibu jarinya yang putus terkena pisau. Pada saat membantu orang tuanya mengelupas kulit degan. Kemudian di larikanlah ke klinik desa Pleret, karena kondisi jarinya terputus akhirnya di suruh ke rumah sakit terdekat”.ucap Didik (paman)
“Salah satu pelanggan yang merasa iba mengantar Sofi Aulia ke RSUD Soedarsono kota Pasuruan tiba di IGD sekitar pukul 17:00 (1/4). Setelah menjalani operasi dan di rawat inap di ruang bedah CANNA kamar 3. Pasien tangannya terlihat melepuh serta bengkak. Pasien merasa tidak di perhatikan dan merasakan terusir “.terang A. Nadir.
RSUD Soedarsono Kota Pasuruan Geger Gegara Video Di WAG Viral
Ibu Siti Sulistyowati yang di dampingi Eni perawat jaga menjelaskan “Luka melempuh di tangan pasien. Sebetulnya bukan alergi obat ataupun akibat jarum venflon/infus melainkan akibat alergi plaster. Semua itu akan berangsur pulih dengan di berikan obat alergi. Dan beliau juga menawarkan ke pihak keluarga terkait pengobatan lewat suntik atau oral untuk saat ini (4/4) 20:30 malam. Akhirnya pasien beserta keluarga memilih pengobatan oral, karena pasien trauma dengan jarum infus”.
Saat awak media mengkonfirmasi ke pihak RSUD Soedarsono yang langsung di temui oleh dr M. Burhan selaku direktur rumah sakit. Kemudian beliau berkata ” Sampean nanti tanya saja ke bapak dan ibu yang ada di rungan ini, saya mau rapat”. Pada saat itu ada dr Lusi (Humas), dr Stiaedes ( Kasi Pelayanan ), AFIF ( Kasi Pengaduan), Samsul Huda (staf), dan Khusnia ( keluarga pasien).
“Pasien datang ke IGD atas nama Sofi Aulia (17) warga kabupaten Pasuruan senin (1/4) pukul 17:00 ibu jari kiri putus akibat pisau saat mengupas degan. Kemudian di lakukan operasi pada (2/4) di rumah sakit.” terang Afif
“Padahal dari pihak rumah sakit tidak pernah mengusir pasien dan terkait melempuhnya tangan kanan itu di akibatkan alergi plaster, itupun akan berangsur pulih. Jarum venflon/infus ada sedikit darah itu wajar karena jalur pembuluh darah. Bukan darah yang mengucur dari jarum infus terbuka.” jelas Afif
“Kemudian terkait pada tangan kanan pasien yang berdarah bukan berdarah-darah, itu wajar di akibatkan jarum venflon/infus karena pemasangan plafon tepat jalur pembuluh darah”. imbuh dr Stiaedes
“Keluarga pasien di minta pihak RSUD Soedarsono kota Pasuruan untuk meminta maaf dalam bentuk video atau tertulis terkait video yang sudah beredar WAG. Apa yang ada di video tersebut tidak benar kalau pihak rumah sakit menelantarkan pasien ataupun mengusir pasien, apalagi pasien peserta bpjs mana mungkin kami telantarkan rumah sakit ini adalah rumah sakit pemerintah.” tutup dr Lusi
Ichwan
Kabiro Pasuruan Raya












