Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 21 Feb 2024 21:18 WIB ·

Kisah Seorang Pelukis Jalanan Kota Surabaya


 Kisah Seorang Pelukis Jalanan Kota Surabaya Perbesar

Surabaya-Jatim | sidikfakta.com – Jalanan Ibukota Surabaya, sejauh mata memandang identik dengan mobilitas. Lalu lalang kendaraan menjadi pemandangan yang lazim. Polusi udara dan kebisingan suara jadi tak terhindarkan. Hiruk pikuk jantung perekonomian Jawa Timur ini menjalar di semua lini. Salah satunya seorang pelukis jalanan di depan apotik simpang atau Tikungan seberang Mall Tunjungan Plaza Surabaya.

Keberadaan para seniman ini terbilang unik. Seniman umumnya berkarya dengan ketenangan dan konsentrasi. Tidak dengan mereka yang berkarya di tengah hiruk pikuk kota. Bagi mereka keramaianlah yang membuat mereka berimanjinasi. Pasalnya, karya seni bermula dari realitas sosial. Di keramaian pelataran jalan mall Tunjungan Plaza mereka berkarya. Kepedulian terhadap sesama adalah perihal utama, dari wawancara siang ini dengan salah satu seorang seniman jalanan kota Surabaya yang biasa di sebut Ahmad (48).

Kisah Seorang Pelukis Jalanan Kota Surabaya

Ahmad mengatakan bahwa dirinya memulai menekuni usahanya sejak Tahun 1998 dan hingga saat ini masih berjalanan, omset yang di peroleh dalam 1 pesanan bisa meraup sekitar 500rb hingga jutaan rupiah, Tak hanya lukisan dari cat air beliau juga menerima pesanan lukisan pensil atau biasa di sebut karikatur, potret, view pemandangan, tokoh2 pahlawan juga terlihat di pajang di lokasi. Jam buka lapaknya mulai Jam 10.00-17.00Wib, setelah berbincang dirinya mengucapkan rasa syukur sebesar besarnya bisa tinggal di kota Surabaya.

Sembari serius berimajinasi memainkan tone warna. Komposisi warna menjadi penentu kualitas lukisan. Bak maestro pelukis handal, mereka menuangkan imaji ke dalam pasta dan kanvas. Setiap gambar pasti punya cerita. Ahmad sering mendapat pesanan dari semua kalangan. Dari masyarakat umum hingga aparatur pemerintah. Ia biasa mendapat pesanan lukisan portrait foto wajah. Namun, jenis lukisan realis, abstrak, hingga karikatur mampu mereka kerjakan.

Ahmad juga termasuk dari salah satu anggota komunitas pelukis jalanan yang di beri wadah oleh pemerintah kota Surabaya. “semoga ada yang makin peduli dalam memasarkan hasil karya yang luar biasa ini, pelanggan biasa menghubungi melalui medsos maupun whatsapp yang tertera di papan lapak kami” harap Ahmad

SUNARYO

Kabiro Surabaya

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News