Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 17 Okt 2023 05:57 WIB ·

Arogansi Eksekusi PN Kota Semarang Di JL. Rorojongrang Kota Semarang


 Arogansi Eksekusi PN Kota Semarang Di JL. Rorojongrang Kota Semarang Perbesar

Semarang | Sidikfakta.com – Arogansi Eksekusi yang terjadi pada lahan milik ahli waris Budi Toyati di  Jl. Rorojonggrang Dalam 1 Rt. 05 Rw 06. Manyaran. Ada dugaan pelanggaran ini dikarenakan, bahwa kuasa hukum Budi Toyati yaitu Dedy Afriandi Nusbar ,S.H. , Artdityo S.E,.S.H,.M.Kn sudah mengirimkan surat gugatan perlawanan pihak ke tiga (Derden Verzet ) hari jumat 13 Oktober 2023 dengan nomor Pembayaran panjar perkara 98899777123100142 , tetapi eksekusi tetap di laksanakan tanggal 16 oktober 2023 pagi sekitar kurang lebih pukul 9.00 WIB. (16.10)

 

 

“Kami sudah mengirimkan surat perlawanan eksekusi ke PN Semarang tetapi surat kami sampai pukul 12.00 senin 16 Oktober 2023 belum di munculkan nomor registrasinya, ini kan aneh” ujar Dedy Afriandi Nusbar, SH pada media ini di Semarang, Senin, (16/10/2023).

 

Dedy Afriandi Nusbar menambahkan, Padahal jelas dalam Yurisprudensi Mahkamah Agung No. 1281 K/Sip/1979. 15 April 1981 yang menyebutkan ‘Bantahan terhadap eksekusi yang di ajukan setelah eksekusi dilaksanakan tidak dapat diterima.

 

“Artinya selama eksekusi diajukan belum dilaksanakan salah satu pihak berperkara , masih dapat mengajukan perlawanan eksekusi” ujar Dedy Afriandi Nusbar. SH.

 

Dedy Afriandi Nusbar sangat menyayangkan eksekusi dilakukan saat kami melakukan upaya hukum perlawanan eksekusi, pagi pagi sekali tanpa menunggu pihaknya sudah melaksanakan eksekusi.

 

“Tanpa menunggu kehadiran kami sebagai kuasa Hukum Budi Toyati percuma ada kami sebagai Kuasa Hukum budi toyati kalau tidak dihargai dan dari JS PN. Semarang sudah bacakan eksekusi tersebut seakan-akan tergesa tanpa menunggu kehadiran kami sebagai Pengacara perlawanan eksekusi, ada apa?? Ada apa dengan JS Pengadilan Negeri Semarang??” Ucap Dedy Afriandi Nusbar. SH

 

“Kami setelah ini akan melakukan upaya gugatan Perbuatan melawan hukum (PMH) , Bahwa terhadap permohonan eksekusi yang diajukan oleh pihak terlawan terhadap objek sengketa yang dimohonkan merupakan cacat hukum dikarenakan dari pihak terlawan bukan merupakan orang yang berhak terhadap obyek eksekusi. Obyek eksekusi diperoleh oleh pelawan dari pewarisan (sebagai pewaris tunggal) dan tidak pernah dilakukan jual beli atas obyek eksekusi yang dimaksud. karena Budi Toyati ini adalah ahli waris tunggal, dimana sertifikat HM no.758 manyaran atas nama Suratno tersebut atas nama kakek Budi Toyati yang telah meninggal tanggal 25 september 2000, yang sudah meninggal lama tapi kenapa ada jual beli tahun 2010,dan budi toyati merupakan anak kandung dan atau ahli waris tunggal dari ibu kandung Y. Giyati yang meninggal dunia tanggal 2 Juni 2010 dan merupakan anak dari almarhum Suratno (atas nama SHM) 758/Manyaran dan muncul akta jual beli menjadi milik Irwan ( mafia tanah) pada tanggal 15 juli 2010 apakah orang sudah meninggal bisa melakukan jual beli” Papar Dedy Afriandi Nusbar. SH.

 

Bahkan menurut Dedy tidak pernah ada jual beli tapi sertifikat bisa berganti atas nama Irwan.

 

“Itulah nantinya yang akan kami gugatkan terkait perbuatan melawan hukum, karena jangan sampai orang kecil mengatakan bahwa hukum itu mahal bagi rakyat kecil” katanya.

 

ARTDITYO, S.E.,S.H.,M.Kn rekan dari Dedy afriandi Nusbar dan jg salah satu kuasa Hukum budi toyati mengatakan kalau tergugatnya ada beberapa pihak,

 

“Ada beberapa pihak yang turut tergugat nantinya, diantaranya, Irwan, notaris, BNI , KPKNL, pihak pemenang lelang Mardiyanto, dan pembeli terakhir” tutupnya.

 

(Hwu/syl)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News