Lombok Tengah, NTB |Sidik Fakta – Acara tasyakuran Lebaran Ketupat (Topat, bahasa Sasaknya) yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di Masjid Agung Lombok Tengah Praya, diramaikan oleh ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat yang berbaur menjadi satu.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati HL. Pathul Bahri.S.IP, Dr. HM. Nursiah S.Sos M.Si Wakil Bupati, L. Firman Wijaya ST. MT Sekda Lombok Tengah beserta jajarannya. Kemudian Rektor Universitas Islam Negeri Mataram, Prof. Dr. TGH Masnun Tahir M.Ag, Kepala Kantor Kemenag, Kepala Kantor Pertanahan Loteng, para tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran Porkopimda Kades dan jajarannya selombok Tengah hingga beberapa tamu undangan lainnya.
Memulai sambutannya, Bupati mengabsen rombongan masing-masing Kecamatan, sembari mengingatkan akan pentingnya melestarikan tradisi tasyakuran perayaan Lebaran Topat sebagai warisan tradisi budaya pendahulu kita yang memang perlu untuk dilestarikan.
Dijelaskan Bupati, di Kabupaten lain perayaan Lebaran Topat lekat dengan Pariwisata, sedangkan di Lombok Tengah identik dengan Pengajian.
“Itulah salah satu perbedaan perayaan Lebaran Topat di Daerah kita,” kata Bupati.
“Perlu diketahui, kita harus sepakat untuk merutinitaskan tasyakuran perayaan acara ini sebagai bentuk syi’ar islam, sekaligus mempertahankan dan membumikan budaya Lebaran Ketupat, serta peringatan peringatan hari besar islam di Kabupaten Lombok Tengah ini, tidak boleh kita lupakan,” jelas Bupati melanjutkan.
Menurut Bupati, kebutuhan Rohani dengan Religi itu sering terlupakan oleh hal-hal lain terkait uang dan materi.
“Kita seringkali lupa dengan hal-hal yang lain terkait uang atau materi, akan tetapi kita jangan lupa dengan kebutuhan rohani serta mengedepankan religi dihati kita dan berharap kedepan Lombok Tengah menjadi daerah yang Baldatun Thoyibatun wa Rabbun Ghafur,” kata Bupati.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pidato ceramah yang disampaikan oleh Rektor UIN Mataram. Prof. Dr. Masnun Tahir mengenai pentingnya memperkuat silaturahmi dan halal bihalal.
Pada acara tersebut beberapa anak yatim diberikan santunan oleh Bupati, dikuti oleh Wakil Bupati, anggota Forkopimda dan para pengurus Baznas.
Nampak para anak yatim berjalan tertib searah diberikan amplop santuan, sambil bersalaman kepada Bupati dan para tamu undangan lainnya.
Selain itu, diumumkan juga para pemenang Lomba Pawai Takbiran, diikuti pemberian hadiah berupa piala dan uang pembinaan oleh Bupati, Wakil Bupati dan tamu undangan yang didaulat ikut menyerahkan hadiah kepada para pemenang tersebut.

Adapun pemenang juara 1 Pawai Lampion adalah, Remaja Masjid Nurul Hidayah Serewa Desa Pejanggik Kecamatan Praya, diserahkan oleh Bupati.
Juara kedua, Remaja Masjid Baiturahim Mantung Desa Penujak Kecamatan Praya Barat, diserahkan oleh Wakil Bupati, kemudian juara 3 Remaja Masjid Remaja Musholla Karang Lebah Praya, diserahkan oleh Rektor UIN Mataram.
Selanjutnya juara Harapan 1, Kontingen Desa Sengkol, diberikan dana pembinaan oleh Sekda Loteng, juara Harapan 2, RT 01 RW 03 Serengat Selatan Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, dana pembinaan diserahkan oleh Ketua DPRD Loteng Tauhid SH, juara Harapan 3 Remaja Musholla Al Ihsan Karang Bulayak Kelurahan Tiwugalih Kecamatan Praya, diserahkan oleh Dandim Loteng Letkol Inv. Andi Yusuf Kertanegara.
(HSH)












