Kebumen | Sidikfakta.com – Program gerakan pangan murah yang merupakan program pemerintah daerah yang alokasinya dari Dana Desa yang mana pelaksanaannya oleh Bumdes Bersama ( Bumdesma ) . Terlaksanakan oleh Bumdesma Tirta Pesona Jaya Kecamatan Alian di 16 desa. (23/07/25).
Gerakan pangan murah yang terlaksana pada Rabu,23 Juli 2025 di area parkir pasar Sruni desa Bojongsari kecamatan Alian berjalan meriah. Masyarakat sekitar, Bupati Kebumen , Lilis Nuryani dan Forkopimcam kecamatan Alian beserta seluruh kepala desa diwilayah kecamatan Alian turut memadati kegiatan tersebut.
Bumdesma Tirta Pesona Jaya Kecamatan Alian Gelar Gerakan Pangan Murah Di Areal Parkir Pasar Sruni Alian – Kebumen
Kepada awak media, Eko Nur S. koordinator Bumdesma juga menjelaskan bahwa kegiatan gerakan pangan murah ini merupakan kegiatan penutup. Karena sudah terlaksana di 16 desa di Kecamatan Alian. Masyarakat di 2 ( dua ) desa, yaitu desa Surotrunan dan desa Bojongsari juga turut menghadiri gerakan pangan murah kali ini.
“kegiatan gerakan pangan murah ini merupakan kegiatan penutup kami karena sudah dilaksanakan di 16 desa di Kecamatan Alian, yang mana peserta gerakan pangan murah kali ini dihadiri oleh masyarakat di 2 ( dua ) desa, yaitu desa Surotrunan dan desa Bojongsari.”
Lebih lanjut Eko juga menjelaskan bahwa Program gerakan pangan murah ini menyajikan beberapa kebutuhan pokok masyarakat juga,
” pada hari ini kami sajikan beberapa kebutuhan pokok masyarakat diantaranya minyak goreng, beras kemasan, telur ayam, gula dan daging ayam dengan harga yang relatif murah karena terdapat selisih harga dari pasaran ” ungkapnya.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang sudah melaksanakan program pemerintah daerah dengan menggelar gerakan pangan murah. Dengan harapan dapat meringankan beban masyaraka. Selanjutnya berharap dengan adanya gerakan pangan murah ini dapat bermanfaat oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya.
Lebih lanjut Bupati Kebumen Lilis Nuryani berharap bahwa
” Masyarakat Kebumen secara keseluruhan, agar tidak selalu berharap dengan adanya bantuan dari pemerintah, namun harus dapat berkarya dengan kemandiriannya yang tentunya akan didukung dengan adanya program – program pemberdayaan dari pemerintah daerah, agar masyarakat Kebumen dapat berdaya sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya ” ungkapnya.
// Purwo Santoso //













