Menu

Mode Gelap
Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 28 Okt 2024 14:45 WIB ·

Awak Media Sebagai Jurnalis Kembali Menjadi Korban Pengeroyokan Oleh Sekelompok Orang Diduga Imbas Dari Pemberitaan


 Awak Media Sebagai Jurnalis Kembali Menjadi Korban Pengeroyokan Oleh Sekelompok Orang Diduga Imbas Dari Pemberitaan Perbesar

Kebumen – Sidikfakta.com – Profesi sebagai jurnalis memang bukan pekerjaan yang dapat terbilang ringan. Akan tetapi berkat jurnalis pula semua persoalan bisa tertuntaskan, dan seluruh kejadian dimanapun bisa masyarakat luas ketahui. Sehingga peran jurnalis sangat penting keberadaannya untuk mengupas dan mengulas sebuah kejadian yang pantas dan layak menjadi berita yang mengacu pada kode etik jurnalistik.

Sehingga akan menghasilkan karya jurnalistik yang baik. Akan tetapi karya jurnalistik tidak selamanya disukai oleh obyek berita. Sehingga profesi jurnalistik sangat rentan terhadap ancaman keselamatan. (28/10/24).

Seperti halnya terjadi di Kabupaten Kebumen, adanya dugaan telah terjadi tindakan intimidasi dan pengeroyokan kepada Wahyu Nur Hidayat dengan sapaan Gus Wahyu yang merupakan jurnalis dari salah satu madia one line oleh sekelompok orang secara brutal pada Sabtu, 26 Oktober 2024 sekira pukul 21.30 di kediaman korban.

Hingga mengakibatkan lebam pada wajah dan merasakan sakit beberapa bagian tubuh karena adanya dugaan imbas dari tindakan pemukulan. Sehingga mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Awak Media Sebagai Jurnalis Kembali Menjadi Korban Pengeroyokan Oleh Sekelompok Orang Diduga Imbas Dari Pemberitaan

Jurnalis

Baca Juga : Polisi Kabupaten Demak Gotong Royong Bantu Warga Bangun Rumah Wujud Kepedulian

Saat awak media mewawancarai korban perihal kronologis kejadian dugaan penganiayaan, Wahyu menceritakan bahwa

” Saya didatangi oleh beberapa orang yang tidak saya kenal, lalu berdiskusi tentang pemberitaan yang saya unggah melalui media, namun ketika saya menjawab pertanyaan dengan alasan – alasan yang jelas mereka tidak menggubris jawaban saya. Tetapi malah saya dipukul oleh beberapa orang dan penganiayaan pada saat itu disaksikan oleh anak dan istri saya sehingga istri saya menangis histeris melihat saya dipukuli orang banyak ” tuturnya.

Lebih lanjut Wahyu menceritakan bahwa,

” kedatangan orang – orang itu kerumah saya jelas ada kaitannya dengan pemberitaan saya yang berjudul ” Arif Sugianto Didaulat Menjadi Hadrotus Syaikh & Panglima Kiyai SE Kebumen, Setelah Panglima Santri ” melalui media Siaran Indonesia. Atas pemberitaan itu sebenarnya Arif Sugianto sudah melaporkan saya ke Polres Kebumen, namun setelah itu justru saya dikeroyok oleh orang – orang yang mengatasnamakan dari salah satu pondok pesantren di Kebumen, yang seharusnya menunggu proses dari kepolisian ” ungkapnya.

Saksi mata yang menyaksikan terjadinya penganiayaan itu selain anak dan istrinya. Ada pula Zain yang merupakan adik dari Wahyu dan berprofesi sebagai anggota TNI.

Secara kebetulan sedang berada dalam rumah, dan ketika menjumpai hal tersebut segera Zain membentak para penganiaya dan mengejarnya.

Namun ketika melihat Zain ada dalam rumahnya, para penganiaya itu lari dan meninggalkan kendaraan sepeda motor di TKP. Kasus penganiayaan ini sudah mealporkan kepada pihak berwajib, dan sampai saat ini pihak berwajib masih mendalami kasus tersebut.

 

// Purwo Santoso //

Artikel ini telah dibaca 118 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bau Menyengat dari Kontrakan, Wanita Ditemukan Meninggal di Pucang Gading

10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Investigasi Dugaan Pungutan Toilet di SPBU Pertamina Masjid Agung Semarang, Pengguna Mengaku Masih Dimintai Tarif

15 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pemuda Pancasila Semarang Tengah Adakan Pemilihan Ketua

6 Juli 2026 - 13:42 WIB

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di Sidik News