Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 9 Jun 2023 08:25 WIB ·

Polres Wonosobo Mulai Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Proyek Pengaspalan Jalan


 Polres Wonosobo Mulai Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Proyek Pengaspalan Jalan Perbesar

sidikfakta.com | Wonosobo – Menindaklanjuti laporan DPW LP2KP Jawa Tengah terkait proyek pengaspalan paket jalan ruas 209 Lancar-Wadaslintang yang diduga telah terjadi penyelewengan, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Wonosobo melakukan penyelidikan (lidik) terhadap proyek tersebut dan langsung turun ke lapangan, Kamis 8/6/2023.

Hadir dalam pengecekan kegiatan tersebut DPD LP2KP Wonosobo, Tim Penyidik Polres Wonosobo, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Inspektorat, Konsultan dan Pelaksana Kegiatan.

Penyidik Unit Tipidkor Polres Wonosobo, Azzimar shidqy, S.Kom., M.H. mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa langkah penyelidikan terkait laporan yang diterima.

“Kegiatan hari ini datanya akan kami olah dan analisa untuk perkembangan akan kami sampaikan melalui mekanisme gelar. Informasi seluruhnya kepada pengadu tidak ada yang ditutup tutupi, semua proses dilakukan secara terbuka dan disaksikan semua pihak. Terimakasih atas peran serta masyarakat yang telah melakukan pengawasan, selanjutnya akan kita laporkan ke pimpinan.” Ungkapnya.

Kegiatan pengecekan Proyek dengan anggaran 190 juta yang merupakan Aspirasi dari Anggota Dewan tersebut meliputi pengukuran situasi dan uji core drill aspal oleh Tim DPUPR. Pengukuran situasi baik memanjang dan melintang untuk mengetahui volume luasan. Pengujian core driil aspal dilakukan dengan teliti untuk menentukan dan mengambil sampel perkerasan dilapangan sehingga dapat diketahui ketebalan dan karakteristik campuran perkerasan. Pengujian dilakukan pada beberapa titik STA secara acak. Selanjutnya hasil pengeboran dibawa ke laboratorium pengujian untuk mengetahui spesifikasinya.

Dari pengukuran ditemukan kekurangan volume 29 meter karena melebar ke wilayah Kebumen, sementara untuk ketebalan berfariasi, dan akan dilakukan audit oleh Inspektorat selaku pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Selanjutnya Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) akan mengawal prosesnya sampai tuntas supaya pembangunan di Kabupaten Wonosobo bisa berjalan sesuai harapan masyarakat dan meminimalisir potensi penyimpangan.

Tim Liputan

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hanya Karna Tak Punya BPJS, Puskesmas Di Kota Lubuklinggau Kejam Tolak Pasien Berobat

12 Mei 2026 - 13:58 WIB

Koordinator K-GASAK Desak APH Audit Menyeluruh Terkait Indikasi Dugaan Korupsi Pada Kegiatan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Muratara Tahun 2025.

6 Mei 2026 - 13:17 WIB

Musyawarah Daerah DPD PAMDI Jateng Tahun 2026 Akan Digelar

3 Mei 2026 - 20:43 WIB

Rumah Dinas Bupati Musi Rawas Segera Hadir Di Jantung Ibukota Kabupaten Musi Rawas di Muara Beliti

6 April 2026 - 20:00 WIB

Sebanyak 57 ASN Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Terima Penghargaan Langsung Dari Bupati Dan Resmi Pensiun

6 April 2026 - 19:48 WIB

Hadiri HKG PKK Ke-54 Di Palembang Bupati H Ratna Machmud Dorong Peran PKK Dan Dekranasda Perkuat Ekonomi Serta Kesejahteraan Masyarakat

6 April 2026 - 19:40 WIB

Trending di Sidik News