sidikfakta.com | Wonosobo – Menindaklanjuti laporan DPW LP2KP Jawa Tengah terkait proyek pengaspalan paket jalan ruas 209 Lancar-Wadaslintang yang diduga telah terjadi penyelewengan, Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Wonosobo melakukan penyelidikan (lidik) terhadap proyek tersebut dan langsung turun ke lapangan, Kamis 8/6/2023.
Hadir dalam pengecekan kegiatan tersebut DPD LP2KP Wonosobo, Tim Penyidik Polres Wonosobo, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Inspektorat, Konsultan dan Pelaksana Kegiatan.
Penyidik Unit Tipidkor Polres Wonosobo, Azzimar shidqy, S.Kom., M.H. mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa langkah penyelidikan terkait laporan yang diterima.
“Kegiatan hari ini datanya akan kami olah dan analisa untuk perkembangan akan kami sampaikan melalui mekanisme gelar. Informasi seluruhnya kepada pengadu tidak ada yang ditutup tutupi, semua proses dilakukan secara terbuka dan disaksikan semua pihak. Terimakasih atas peran serta masyarakat yang telah melakukan pengawasan, selanjutnya akan kita laporkan ke pimpinan.” Ungkapnya.
Kegiatan pengecekan Proyek dengan anggaran 190 juta yang merupakan Aspirasi dari Anggota Dewan tersebut meliputi pengukuran situasi dan uji core drill aspal oleh Tim DPUPR. Pengukuran situasi baik memanjang dan melintang untuk mengetahui volume luasan. Pengujian core driil aspal dilakukan dengan teliti untuk menentukan dan mengambil sampel perkerasan dilapangan sehingga dapat diketahui ketebalan dan karakteristik campuran perkerasan. Pengujian dilakukan pada beberapa titik STA secara acak. Selanjutnya hasil pengeboran dibawa ke laboratorium pengujian untuk mengetahui spesifikasinya.
Dari pengukuran ditemukan kekurangan volume 29 meter karena melebar ke wilayah Kebumen, sementara untuk ketebalan berfariasi, dan akan dilakukan audit oleh Inspektorat selaku pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Selanjutnya Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) akan mengawal prosesnya sampai tuntas supaya pembangunan di Kabupaten Wonosobo bisa berjalan sesuai harapan masyarakat dan meminimalisir potensi penyimpangan.
Tim Liputan












