Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 4 Sep 2023 21:44 WIB ·

Pelaporan Salah Satu Ketua Partai di Kabupaten Jepara, Terkesan Ditutupi


 Pelaporan Salah Satu Ketua Partai di Kabupaten Jepara, Terkesan Ditutupi Perbesar

sidikfakta.com | Jepara, Sabtu, (2/9/2023) antara pukul 15.06 WIB, 4 (empat) awak media sedang berada di sekitar kantor Satreskrim Polres Jepara menunggu pelaporan di sebuah ruangan.

Wartawan berada di Polres Jepara setelah mendengar adanya informasi dari beberapa narasumber, kalau ada sebuah pelaporan oleh salah satu ketua partai di Kabupaten Jepara.

Pada kesempatan yang sama, saat wartawan melalui pesan WhatsApp meminta keterangan kepada advokat yang berinisial AG, saat ditanyakan terkait hal tersebut.

AG hanya menjawab singkat, Sebentar, bahkan saat usai keluar dari ruangan penyidik, rombongan tersebut bergegas meninggalkan Polres Jepara dengan terburu-buru.

Dan, ketika salah satu wartawan menanyakan adanya peristiwa di ruang penyidik Polres Jepara kepada ketua partai tersebut Sabtu malam (2/9) Ketua Partai tersebut hanya menjawab, cuma konsul pribadi urusan bisnis.

Lalu wartawan kembali mencoba menanyakan adanya peristiwa di Polres Jepara, tetap dijawab singkat, “Konsul kok pakai pengacara, mboten,” jawabnya.

Terkesan, banyak hal yang ditutupi oleh pengurus partai tersebut.

Kemudian beberapa awak media bermaksud menelusuri peristiwa tersebut dengan menghubungi Pengacara AG dan sekretaris partai tersebut, mereka tidak menjawab saat ditelepon untuk meminta klarifikasi dan konfirmasi adanya peristiwa pelaporan lewat komunikasi WhatsApp.

Lalu, awak media Senin (4/9/2023) lewat komunikasi WhatsApp menghubungi Ahmad Gunawan, pendiri GMNI Jepara dan salah satu senior tokoh partai tersebut. Ia membenarkan, kalau memang ada saling lapor antara senior dan junior GMNI Jepara.

“Keduanya adalah sama-sama kader GMNI dan keduanya junior saya, namun sungguh lucu dan memalukan organisasi, mereka saling melaporkan terkait dugaan penggelapan dana APBD dan diduga proyek PL (Penunjukan Langsung) jatah anggota dewan dari partai tersebut,” cetus Ahmad Gunawan tokoh GMNI Jepara.

“Keduanya adalah alumni GMNI dan mereka kok saling melaporkan, keduanya adalah kader gagal. Kader yg gagal jika saling mempermalukan diri,” imbuhnya.

Ahmad Gunawan, menegaskan, peristiwa ini adalah senior melaporkan junior sesama Alumni GMNI di Jepara dan keduanya adalah kader kami, namun saya menyayangkan mereka berdua saling melaporkan ke APH atau Aparat Penegak Hukum,” tegasnya.

“Namun untuk junior saya di GMNI Jepara, informasinya dia belum melaporkan,” ucapnya.

(Khuz)

Artikel ini telah dibaca 344 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Walikota Pasuruan Lantik 9 Pejabat Administrator, Kepala Sekolah dan Fungsional. 

28 Januari 2026 - 21:53 WIB

Terima PSU Perumahan Tiara Candi 5, Walikota Pasuruan : Sebut Pengembang Wajib Serahkan PSU kepada Pemerintah.

28 Januari 2026 - 21:41 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Tinjau Langsung Pengerukan Sedimen di Sungai Petung.

28 Januari 2026 - 13:23 WIB

Adanya Dugaan Terkait Investigasi Kasus, Jurnalis di Jawa Tengah Alami Teror Orang Tak Dikenal

23 Januari 2026 - 21:23 WIB

Proyek Sekolah Rakyat di Wironini Disoroti, Wagub LIRA Jatim: Desak PT. Nindya Transparan Soal KSO dan Dampak Lingkungan.

22 Januari 2026 - 21:14 WIB

Sujood Tour Travel & Umrah Resmi Buka Cabang di Kota Pasuruan, Tawarkan Ibadah dengan Nyaman. 

20 Januari 2026 - 23:04 WIB

Trending di Sidik News