Sidikfakta.com | JEPARA. Priyo Hardono Ketua DPD PEKAT IB (Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu), Kabupaten Jepara, Jum’at siang (25/8/2023) – selesai bersama anggotanya menggelar demontrasi atau unjuk rasa di depan PT. TBZ Industrial Indonesia Jl. Raya Jepara – Kudus, Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.
Masih dalam suasana Hari Kemerdekaan RI ke-78, Kang Priyo berharap kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan harus terus diperjuangkan.
“Karena itu hak-hak dasar masyarakat yang merdeka dari penjajahan dan penindasan. Kita harus sampaikan melalui aksi unjuk rasa yang dilindungi UUD 45,” cetusnya.
Unjuk rasa ini juga bertujuan, agar para pemangku kebijakan dan pemodal besar lebih manusiawi dalam menjalankan perusahaan dengan konsep mengutamakan tenaga masyarakat lokal yang terdampak langsung adanya perusahaan dan tidak hanya menjadi penonton saja.
“Jangan sampai keberadaan pabrik justru menciptakan model penjajah baru yaitu Kapitalis yang tidak menghormati nilai-nilai Pancasila di negara kita,” tegas Kang Priyo sapaan akrab Priyo Handono.
Aksi unjuk rasa ini mewakili warga masyarakat desa yang terdampak (Ring 1) baik sosial dan lingkungan di wilayah Kecamatan Mayong dengan beberapa tuntutan, mulai perusahaan dalam operasionalnya harus mengedepankan sosial ekonomi, menjunjung dan menghormati kearifan lokal, perusahaan harus menjaga dampak limbah dan polusi terhadap lingkungan, warga harus dilibatkan sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan terhadap warga sekitar dan menuntut perusahaan merekrut atau memperkerjakan warga lokal sesuai kapasitas dan skill yang dimiliki.
Tuntutan PEKAT-IB Jepara Agar Warga Sekitar PT. TBZ Industrial Indonesia Memperoleh Keadilan Atas Keberadaan Pabrik.
PT. TBZ Industrial Indonesia adalah perusahaan PMA (Perusahaan Modal Asing) yang memproduksi pernak-pernik kebutuhan Natal dan di tahun 2021 tercatat investasi perluasan dengan nilai Rp 43 miliar. Hasil produksinya diekspor ke berbagai negara di Asia, Afrika, Amerika dan Eropa.
Nampak dalam aksi unjuk rasa ini PEKAT-IB Jepara konvoi berangkat dari kantornya di Desa Banyuputih, dengan membawa mobil komando dan iring-iringan kendaraan mobil dan sepeda motor.
Serta nampak dikawal langsung oleh Kapolsek Kalinyamatan Iptu Yusron dengan mobil operasional dan beberapa anggotanya.

Saat di lokasi aksi unjuk rasa yang berlangsung aman dan damai di area pabrik PT. TBZ Industrial Indonesia. Pendemo dikawal langsung oleh Kapolsek Mayong, AKP Bambang Suroyo, S.H., serta beberapa personil Polsek Mayong dan nampak juga disaksikan oleh warga masyarakat yang bersimpati dengan gerakan ini.
Pihak perwakilan manajemen perusahaan saat unjuk rasa, menemui perwakilan pendemo, berjanji akan memenuhi tuntutan mereka.
Dalam orasinya, Priyo Hardono selaku Ketua PEKAT-IB Jepara, memberikan pernyataan agar PT. TBZ Industrial Indonesia memenuhi tuntutan pendemo untuk kepentingan warga masyarakat.
“Selaku perusahaan PMA tentunya manajemen bisa memenuhi tuntutan kami, agar menciptakan rasa keadilan bagi warga sekitar pabrik,” ucapnya.
“PEKAT-IB akan terus konsisten memperjuangkan kepentingan warga masyarakat desa di Kabupaten Jepara. Agar semua perusahaan yang ada di Kabupaten Jepara beroperasi dengan mengutamakan prinsip-prinsip keadilan sosial, khususnya bagi warga terdampak,” pungkasnya.
(Khuz)












