Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 20 Mar 2023 22:46 WIB ·

Mahasiwa dan Masyarakat Ponorogo Kembali Unras Tuntut Penyeselesaian Limbah


 Mahasiwa dan Masyarakat Ponorogo Kembali Unras Tuntut Penyeselesaian Limbah Perbesar

sidikfata.com|Ponorogo, Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) cabang ponorogo dengan masyarakat kembali menggelar Aksi Unras di depan kantor DPRD dan kantor bupati Ponorogo pada senin 20/03/2023.

Unjuk rasa ini sudah yang kedua kalinya setelah bulan April 2021 lalu. Para mahasiswa dan masyarakat mendesak agar pemerintah segera mengelola Tempat pembuangan Akir (TPA) yang terbengkalai di Desa Mrican kec.Jenangan kab.Ponorogo ,jawatimur.

Masyarakat sudah merasa tidak nyaman dan geram terhadap TPA tersebut yang berdampak juga pada tercemarnya air bersih untuk masyarakat setempat.

Salah satu warga perwakilan dari desa Mrican anto menyampaikan

“bahwasanya bau dari limbah nya sangat menyengat hingga mengganggu kenyamanan masyarakat,bukan hanya sampai di situ air Lindi yang tidak terkelola tersebut menyebabkan air yang menjadi kebutuhan masyarakat menjadi tak layak konsumsi karena parahnya, kemudian lebih parahnya lagi Masyarakat sekitar Mrican jika ingin membuang sampahnya harus membayar Rp.20.000 Masyarakat juga meminta izin untuk menutup akses masuk ke desa Mrican untuk truk sampah ” Pungkas anto.

Selanjutnya, Kepala Lingkungan Hidup kabupaten Ponorogo  gulang Winarno saat menemui masa unras membenarkan bahwasanya memang pengelolaan sampah masih belum maksimal. Akan tetapi di masa jabatan saya yang tinggal 3 bulan saya akan membangun Talut dan bekerjasama dengan beberapa perusahaan untuk mengelola dan menyelesaikan masalah sampah tersebut.

  1. Dalam unras tersebut koordinator aksi (toriq) menyampaikan juga inti dari
    tuntuntutan mereka diantaranya
    Tuntutan nya adalah ;
    meminta kejelasan dan penanganan terkait penangan kasus TPA Mrican yang tak kunjung. Selesai
  2. mendesak untuk segera memberikan solusi bagi masyarakat yang terdampak Lindi karena kasus ini sudah berjalan 11 bulan.

Kami akan terus kawal masalah ini hingga tuntas.

(Hamdani M.S)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Walikota Pasuruan Lantik 9 Pejabat Administrator, Kepala Sekolah dan Fungsional. 

28 Januari 2026 - 21:53 WIB

Terima PSU Perumahan Tiara Candi 5, Walikota Pasuruan : Sebut Pengembang Wajib Serahkan PSU kepada Pemerintah.

28 Januari 2026 - 21:41 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Tinjau Langsung Pengerukan Sedimen di Sungai Petung.

28 Januari 2026 - 13:23 WIB

Adanya Dugaan Terkait Investigasi Kasus, Jurnalis di Jawa Tengah Alami Teror Orang Tak Dikenal

23 Januari 2026 - 21:23 WIB

Proyek Sekolah Rakyat di Wironini Disoroti, Wagub LIRA Jatim: Desak PT. Nindya Transparan Soal KSO dan Dampak Lingkungan.

22 Januari 2026 - 21:14 WIB

Sujood Tour Travel & Umrah Resmi Buka Cabang di Kota Pasuruan, Tawarkan Ibadah dengan Nyaman. 

20 Januari 2026 - 23:04 WIB

Trending di Sidik News