sidikfakta.com | Kebumen, Peringatan hari lahir majelis sholawat Bolo Sewu ke VIII ( delapan ) adakan kegiatan Kali Ratu Bersholawat dan kirab budaya di lokasi obyek wisata penangkaran penyu Kali Ratu di Desa Jagasima Kecamatan Klirong Kebumen, Jumat, 28 Juli 2023.
Acara Kali Ratu Bersholawat yang diadakan setiap tahun, merupakan acara rutin sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah swt, dan turut serta melestarikan budaya lokal asli Kabupaten Kebumen yang harus tetap dilestarikan sebagai warisan para leluhur.
Acara Kali Ratu Bersholawat kali ini terasa menjadi istimewa karena dihadiri oleh KGPHPA Tejowulan beserta Kanjeng Ratu Hemas dan BRA Putri Wulansari Dewi dari Kasunanan Surakarta sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat pelestari budaya yang dipadukan dengan kegiatan religi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Disela sela acara kehadirannya, Kanjeng Ratu Hemas berkenan melakukan acara tabur bunga di Kali Ratu dan berdoa memohon keselamatan bagi semua umat manusia sebagai perwujudan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa, yang diikuti oleh BRA Putri Wulansari Dewi dan segenap abdi dalem serta panitia penyelenggara.
Saat awak media mewawancarai BRA Putri Wulansari Dewi, mengatakan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut merupakan bentuk apresiasi yang setinggi tingginya kepada panitia penyelenggara dan masyarakat penggiat budaya yang dapat memadukan kegiatan religi sebagi perwujudan rasa syukur kepada sang pencipta.
Lebih lanjut BRA Putri Wulansari Dewi berharap, kegiatan ini agar dapat dilestarikan demi lestarinya budaya serta terciptanya generasi yang berahlakul karimah, sehingga dengan keberadaan majelis sholawat bolo sewu dapat turut serta membangun akhlak dan SDM yang yang baik. Tuturnya.
Ditempat tang sama, panitia penyelenggara Gus Fahe Muarif saat dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut menjelaskan, bahwa acara itu merupakan rankaian acara yang diselenggarakan dari tanggal 26 juli, yang acara puncaknya diselenggarakan pada hari ini tanggal 28 Juli 2023 dengan acara bersholawat bersama, yang pada hari sebelumnya sudah diadakan gelar budaya lokal Kabupaten Kebumen.
Selanjutnya Gus Wahe biasa disebut, berharap bahwa acara seperti ini agar selalu diadakan setiap tahunnya demi lestarinya budaya dan juga dalam rangka membentuk generasi yang berbudi pekerti yang baik sesuai tuntunan budaya jawa yang islami pungkasnya.
Purwo Santoso












