Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 23 Mar 2023 23:10 WIB ·

Hafidz Noeh Angkat Bicara Terkait Dugaan Kurang Nya Pengawasan Proyek Peningkatan Kapasitas Jalan Cereme Dalam kel.Cereme Taba


 Hafidz Noeh Angkat Bicara Terkait Dugaan Kurang Nya Pengawasan Proyek Peningkatan Kapasitas Jalan Cereme Dalam kel.Cereme Taba Perbesar

SidikFakta.Com | Lubuk Linggau – Lemah nya pengawasan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lubuklinggau berdampak Kepada mutu dan kualitas pekerjaan seperti hal nya proyek ,Peningkatan Kapasitas Jalan Cereme Dalam kel. Cereme Taba selasa (21/3/2023).

Membuat masyarakat berasumsi kalau memang adanya kesengajaan atau istilahnya terjadi kongkalikong, dimana seyogianya berjalan sebuah pelaksanaan pekerjaan berdasarkan perencanaan dan program pemerintah tidak lepas dari pengawasan pemerintah selaku PPK hingga PPTK yang terimplementasi dengan baik.

Namun sangat disayangkan ketika pekerjaan yang menggunakan anggaran APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) Kota Lubuklinggau, tahun Anggaran 2022.

Terkesan pekerjaan yang semestinya harus diawasi atau dengan kata lain ada keengganan dari pihak dinas untuk melakukan pengawasan yang sudah menjadi tanggung jawab atau tupoksinya.

Seperti halnya kegiatan proyek Peningkatan Kapasitas Jalan Cereme Dalam kel. Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau timur 2 Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera selatan, yang di menangkan oleh CV. INDO ARTHA PERSADA. Selaku pelaksana kegiatan proyek, dengan nilai pagu Anggaran Rp. 2.000.000.000 milyar yang bersumber dari APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) Kota Lubuklinggau.

Banyak pihak yang sangat kecewa dan menyayangkan atas kinerja Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lubuklinggau dimana saat waktu pelaksanaan pengerjaan kurang ada pengawasan dari pihak dinas sehingga para pelaksana kegiatan proyek Peningkatan Kapasitas Jalan Cereme Dalam kel. Cereme Taba diduga mengerjakan tidak sesuai RAB atau gambar.

Hafidz Noeh Pemerhati pembangunan dan Pendidikan Kota lubuklinggau atau akrab disapa Hafis menyoroti atas pemberitaan sebelumnya senin(20/3/2023) di media ini tentang Proyek Peningkatan Kapasitas Jalan Cereme Dalam kel. Cereme Taba Kota Lubuklinggau Diduga Tak Sesuai Spek, mengatakan kepada awak media.” Kami sudah melakukan monitoring Langsung di lapangan.

Dugaan kuat adanya Penyimpangan dari Perencanaan dan acuan kerja, dan proses pemadatan timbunan tanah pilihan dikerjakan tidak sesuai ketentuan aturan standar baku metode pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan pada proyek Peningkatan Kapasitas Jalan Cereme Dalam kel. Cereme Taba Kota Lubuklinggau
Hal ini diduga unsur kesengajaan Oleh Pelaksana untuk mengeruk keuntungan lebih banyak.

Hafidz, mengaku khawatir kondisi jalan tersebut tidak akan bertahan lama, ini semua tidak lepas atas kondisi minim nya pengawasan dari pihak Dinas PUPR Kota Lubuklinggau sehingga pihak Kontraktor lebih leluasa melakukan tindak pidana korupsi.ujarnya

(Ryn/tim)

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Walikota Pasuruan Lantik 9 Pejabat Administrator, Kepala Sekolah dan Fungsional. 

28 Januari 2026 - 21:53 WIB

Terima PSU Perumahan Tiara Candi 5, Walikota Pasuruan : Sebut Pengembang Wajib Serahkan PSU kepada Pemerintah.

28 Januari 2026 - 21:41 WIB

Wakil Gubernur Jawa Timur Tinjau Langsung Pengerukan Sedimen di Sungai Petung.

28 Januari 2026 - 13:23 WIB

Adanya Dugaan Terkait Investigasi Kasus, Jurnalis di Jawa Tengah Alami Teror Orang Tak Dikenal

23 Januari 2026 - 21:23 WIB

Proyek Sekolah Rakyat di Wironini Disoroti, Wagub LIRA Jatim: Desak PT. Nindya Transparan Soal KSO dan Dampak Lingkungan.

22 Januari 2026 - 21:14 WIB

Sujood Tour Travel & Umrah Resmi Buka Cabang di Kota Pasuruan, Tawarkan Ibadah dengan Nyaman. 

20 Januari 2026 - 23:04 WIB

Trending di Sidik News