Menu

Mode Gelap
GERTAP Soroti Polemik Perombakan AKD Kabupaten Pasuruan Ketua LSM PERWIRA Segera Melaporkan Kepala Dinas PUCK-TRP Musi Rawas Ke APH Atas Dugaan Korupsi Gerakan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang Bersinergi Menjadi Garda Terdepan Kota Semarang

Sidik News · 17 Jul 2023 23:28 WIB ·

Geger Warga Desa Ngasem Jepara, Ditemukan Gantung Diri di Pohon Durian


 Geger Warga Desa Ngasem Jepara, Ditemukan Gantung Diri di Pohon Durian Perbesar

Sidikfakta.com, – JEPARA, Penemuan mayat laki laki di area perkebunan sawah tepatnya di sebuah pohon durian yang dalam keadaan gantung diri sangat membuat panik sejumlah warga.

Berawal dari laporan seorang warga atas nama Kadi alamat Desa Ngasem, RT 22 RW 03, dirinya melaporkan adanya seseorang yang gantung diri, korban atas nama Wito Wadi (68). Senin (17/07/2023).

Diketahui, Kadi merupakan orang pertama kali yang melihat korban, Saat di konfirmasi ia mengatakan,

“Ya pak tadi siang saya pergi ke sawah dan saya kaget melihat ada orang yang menggantung di pohon durian,” ujarnya.

Tampak terlihat di lokasi kejadian saat evakuasi, Hadi dari Relawan ikut membantu dan para anggota dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Batealit, anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Batealit, Dokter dari Puskesmas Batealit, Camat Batealit dan Anggota dari anggota Polisi Sektor (Polsek) Batealit Jepara.

Setelah berhasil dievakuasi, selanjutnya korban dibawa ke rumah korban. Kemudian, korban diautopsi oleh dokter dari Puskesmas Batealit.

Hadi menjelaskan, “Ya pada hari Senin, jam 10.00wib saksi Marison tetangga korban (Wito Wadi) masih melihat korban beraktivitas di sawah. Siang harinya sekitar pukul 14.00 Wib, korban ditemukan oleh saksi yang sedang mencari rumput, Korban sudah dalam keadaan meninggal dengan posisi tergantung di pohon durian di area persawahan,” jelasnya.

Heri Kanit Intel Polsek Batealit saat dikonfirmasi awak media mengatakan,

“Terkait penyebab kematian korban (Wito Wadi) sementara belum bisa dipastikan karena masih dalam proses penyelidikan,” tuturnya.

“Tapi penyebab kematian berdasarkan keterangan dari Dokter Puskesmas Batealit dipastikan bukan karena tindak kekerasan,” pungkasnya.

(Khuz+)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Keakraban Pengurus PERBATI Jawa Tengah, FBO Jateng, dan PERBATI Kota Semarang Terlihat di Luar Forum Organisasi

26 Mei 2026 - 20:47 WIB

Pemuda Pancasila Jateng Salurkan Hewan Kurban dan Bantuan Sosial untuk Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang

25 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sasar 30 Ribu Target Kota, Pemuda Pancasila Semarang Tengah Distribusikan Buku Iqro’ ke Sejumlah TPQ

19 Mei 2026 - 20:42 WIB

Hanya Karna Tak Punya BPJS, Puskesmas Di Kota Lubuklinggau Kejam Tolak Pasien Berobat

12 Mei 2026 - 13:58 WIB

Koordinator K-GASAK Desak APH Audit Menyeluruh Terkait Indikasi Dugaan Korupsi Pada Kegiatan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Muratara Tahun 2025.

6 Mei 2026 - 13:17 WIB

Musyawarah Daerah DPD PAMDI Jateng Tahun 2026 Akan Digelar

3 Mei 2026 - 20:43 WIB

Trending di Sidik News